FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Kejar Penguatan Distribusi, Wahana Inti (NASI) Yakin Pendapatan dan Laba Melesat

Administrator - 19/12/2022 08:52

JAKARTA, Investor.id - PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) telah meluncurkan sejumlah inisiasi untuk mendongkrak penjualan ke depan. Di antaranya penguatan jaringan logistik dengan menggandeng beberapa marketplace dan startup, seperti SayurBox, ePorter, Jagapati, OrganicBox.

Wahana Inti Makmur merupakan produsen dan pemasok beras, terlebih beras khusus atau customize untuk kebutuhan industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka). Sedangkan stok beras didapatkan dengan menganut sistem pertanian plasma bekerja sama dengan petani untuk menghasilkan beras berkualitas tinggi yang dapat diproduksi secara berkelanjutan.

 

Direktur Utama Wahana Inti Makmur Piero Mustafa sebelumnya mengatakan, penguatan jaringan distribusi akan mempermudah pelanggan untuk mendapatkan beragam jenis beras produksi beras perusahaan. Semua jenis beras itu tersedia di platform e-commerce, seperti SayurBox dan marketplace lainnya. Kerja sama ini meyakinkan perseroan untuk menggenjot penjualan tahun 2022.

"Pelanggan di berbagai sektor, seperti pasar-pasar, hotel, restoran, katering dan ritel baik pusat dan daerah juga dapat melakukan pembelian dengan jenis beras custom yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Kami juga sudah bekerja sama dengan grup horeka besar yang memasok beras ke seluruh Indonesia," kata Piero di Jakarta, beberapa waktu lalu,

Metode kerja sama, terang Piero, akan menyentuh sisi hulu hingga hilir sektor pertanian. Kerja sama ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Saat ini, ekosistem seperti perusahaan, SayurBox dan lainnya menghubungkan mereka dengan lebih dari ribuan pelanggan bisnisnya. Pelanggan yang memanfaatkan platform dan SayurBox ini sambung Piero mulai dari usaha kecil dan menengah (UKM), hotel, restoran, serta katering.

Saat ini, Wahana Ini memproduksi berbagai macam beras sesuai dengan kebutuhan pelanggan untuk masakan Jepang, Korea, Thailand, Taiwan, India, Arab yang membutuhkan beras jenis khusus untuk cita rasa masakannya.

“Kami memiliki segmentasi yang khusus dan pangsa pasarnya sangat luas. Kami menguasai hulu hingga hilir untuk beras khusus tersebut. Kami main di supermarket, e-commerce dan marketplace lalu langsung memasok ke grup-grup horeka juga. Konsumennya loyal dan saat ini era orang yang lebih memperhatikan kesehatan, alami, fashion, lifestyle,” ujar Piero.

Hingga kuartal III-2022, perseroan membukukan penurunan penjualan dari Rp 45,22 miliar menjadi Rp 41,70 miliar. Meski demikian laba bersih perseroan justru melonjak dari Rp 432,66 juta menjadi Rp 706,02 juta. Hal ini membuat laba bersih per saham dasar naik dari Rp 1,35 menjadi Rp 1,79 per saham.

Akhir pekan lalu, saham NASI ditutup naik tipis menjadi Rp 96. Saham produsen beras ini bergerak dalam rentang Rp 95-113 sepanjang Desember 2022 berjalan.

Filter