» Detail News

Jumat, 26 Oktober 2018 - 16:33:34 WIB

Posting by : Deny
Category    : Economic News - Reads : 53



Meski Harga Bahan Baku Naik, AUTO Bisa Cetak Laba Rp 414 M


PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) membukukan laba bersih senilai Rp 414,15 miliar pada kuartal III tahun ini atau meningkat 11,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 370,43 miliar.

Menurut laporan keuangan yang disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), kinerja positif perusahaan didorong pendapatan bersih yang diperoleh perusahaan. Pendapatan bersih AUTO melonjak 15,3% menjadi Rp 11,5 triliun dibandingkan dengan pendapatan bersih pada kuartal III-2017 senilai Rp 9,97 triliun.

Pendapatan tertinggi berasal dari penjualan di dalam negeri (lokal) yang tumbuh 13,26% year on year (YoY) menjadi Rp 6,65 triliun. Sedangkan penjualan ekspor senilai Rp 1,07 triliun atau tumbuh 20,26% YoY.


Selain itu, pendapatan penjualan dengan pihak-pihak berelasi naik 16,96% dari sebelumnya Rp 3,4 triliun pada kuartal III-2017 menjadi Rp 3,97 triliun di triwulan ketiga tahun ini.

Sementara itu, AUTO mencatat kenaikan beban pokok sebesar 16,37% menjadi Rp 10,13 triliun. Salah satu berasal dari beban bahan baku yang digunakan senilai Rp 4,86 triliun atau naik 26% YoY.

Liabilitas perseroan tumbuh 23,11% menjadi Rp 4,92 triliun dibandingkan dengan liabilitas pada akhir 2017 senilai Rp 4 triliun. Sedangkan ekuitas perusahaan tumbuh tipis 1,89% menjadi Rp 10,96 triliun pada periode yang sama.

Sepanjang periode Januari-September tahun ini, aset AUTO meningkat 7,64% menjadi Rp 15,89 triliun dibandingkan dengan aset perseroan pada akhir 2017 senilai Rp 14,76 triliun. 



Sumber : www.CNBC

  Tag :

auto




    Berita Terkait :

  • Kucuran Kredit Bank Mulai Moncer, Ini Analisis BI
  • Astra Otoparts (AUTO) akan tebar dividen Rp 15 per saham
  • Berikut Rincian Dividen Yang Dibagikan Anak Usaha Astra
  • AKSI EMITEN 26 JULI: SMRA Kantongi Rp1,15 Triliun, KRAS Tunda IPO Krakatau Bandar
  • Beban Naik, Laba Astra Otoparts Kuartal I Turun 1,07%