MARKET NEWS
ECONOMIC NEWS
CORPORATE NEWS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dari pelemahannya dan ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini, Jumat (23/8/2019), di tengah penguatan nilai tukar rupiah.  Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berakhir menguat 0,26 persen atau 16,35 poin di level 6.255,60 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.  Pada perdagangan Kamis (23/8), IHSG berakhir di level 6.239,24 dengan pelemahan 0,22 persen atau 13,72 poin, penurunan hari ketiga (read more>>)

Jumat, 23 Agustus 2019 - 16:33:34 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound ke zona hijau dan ditutup menguat 0,26 persen atau 16,35 poin di level 6.255,60 pada perdagangan hari (read more>>)

Jumat, 23 Agustus 2019 - 16:17:13 WIB

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Namun dolar AS masih setia di kisaran Rp 14.200.  Pada Jumat (23/8/2019), US$ 1 dibanderol Rp 14.210 kala penutupan pasar spot. Rupiah menguat 0,14% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.  Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 15:56 WIB: Periode Kurs 1 Pekan Rp 14.207,4 1 (read more>>)

Jumat, 23 Agustus 2019 - 16:03:26 WIB

Di tengah kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), empat saham emiten pertambangan batu bara melejit jelang penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (23/8/2019) seiring dengan aksi beli yang dilakukan investor asing (net buy). Keempat saham tambang batu bara tersebut mampu menghuni daftar emiten pencetak gain (top gainers) pada perdagangan sore ini, 30 menit sebelum pasar tutup. Emiten Kenaikan Harga % Asing ADRO 8,83%, Rp 1.095/saham Rp 9,66 miliar, net (read more>>)

Jumat, 23 Agustus 2019 - 15:51:51 WIB

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 0,07 persen atau 4,54 poin ke level 6.234,7 menjelang penutupan perdagangan hari ini. Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing turun 2,02 persen dan 0,83 persen menjadi penekan (read more>>)

Jumat, 23 Agustus 2019 - 15:38:11 WIB