MARKET NEWS
ECONOMIC NEWS
CORPORATE NEWS

PT PP Properti Tbk (PPRO) tetap akan melakukan pencarian dana di pasar pada tahun ini, meskipun perusahaan tidak memiliki rencana ekspansi lahan. Perusahaan masih membutuhkan dana besar untuk membiayai modal kerja berupa pembangunan sejumlah proyek. Tahun ini, PP Properti berencana menjual surat utang dengan target dana sekitar Rp 1,6 triliun. Sekitar Rp 1 triliun akan ditargetkan dari penerbitan obligasi dan Rp 600 miliar lagi akan dicari lewat penerbitan medium term notes (read more>>)

Kamis, 19 April 2018 - 08:35:33 WIB

PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) mencoba menambah likuiditas dengan menerbitkan dua surat utang jangka menengah atawa medium term notes (MTN). Total dana yang diperoleh dari dua MTN itu sebesar Rp 1,7 triliun. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, MTN pertama yang diterbitkan INKP adalah MTN Indah Kiat Pulp & Paper VI Tahun 2018. MTN tersebut terbagi dalam dua seri. Seri A senilai Rp 900 miliar akan jatuh tempo pada April 2010. Lalu, seri B bernilai Rp 200 (read more>>)

Kamis, 19 April 2018 - 08:34:59 WIB

Emiten properti PT PP Properti Tbk. Akan membagikan dividen atas laba bersih 2017 sebesar Rp88 miliar kepada pemegang saham, atau setara 20% dari total laba bersih 2017 Rp444 miliar. Pembagian dividen tersebut merupakan salah satu hasil keputusan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan yang diselenggarakan pada hari Selasa, 17 April 2018. Adapun, laba bersih Rp444 miliar yang dicapai emiten dengan kode saham PPRO ini tahun lalu mengalami peningkatan sebesar 21% dibandingkan (read more>>)

Rabu, 18 April 2018 - 08:35:06 WIB

Emiten tambang logam PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) memproduksi nikel matte sejumlah 17.141 ton pada kuartal I/2018, atau setara dengan 22,26% target setahun penuh sebesar 77.000 ton. CEO dan Presiden Direktur Vale Indonesia Nico Kanter menyampaikan, pada periode Januari-Maret 2018 perusahaan merealisasikan produksi nikel matte sejumlah 17.141 ton. Volume itu turun 11,25% year on year (yoy) dari kuartal IV/2017 sebesar 19.313 ton. "Penurunan produksi disebabkan adanya aktivitas (read more>>)

Rabu, 18 April 2018 - 08:34:15 WIB

Emiten minuman beralkohol, PT Multi Bintang Indonesia Tbk. membagikan dividen hingga Rp1,32 triliun atau mencapai 100% dari laba bersih 2017. Presiden Direktur Multi Bintang, Michael Chin mengungkapkan total dividen yang disetujui dalam rapat umum pemegang saham 2017 senilai Rp627 per saham, atau terdiri dari dividen interim senilai Rp140 per saham dan dividen final Rp487 per saham. "Pembagian dividen hampir 100% ini sejalan dengan mendukung dan memaksimalkan raihan laba kepada (read more>>)

Rabu, 18 April 2018 - 08:33:33 WIB