MARKET NEWS
ECONOMIC NEWS
CORPORATE NEWS

Emiten properti PT Jaya Real Property Tbk. membukukan nilai pemasaran atau marketing sales senilai Rp490 miliar pada kuartal pertama tahun ini, relatif stagnan dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama 2017 senilai Rp489 miliar. Djuniardi Christanto, Direktur Keuangan Jaya Real Property, mengatakan bahwa secara umum perseroan memandang pasar properti belum terlalu bergairah pada tahun ini. Oleh karena itu, perseroan juga tidak mematok target yang terlalu agresif. Total (read more>>)

Jumat, 08 Juni 2018 - 08:32:11 WIB

Emiten tambang logam bauksit PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) menargetkan laba bersih senilai Rp400 miliar pada 2018. Direktur Cita Mineral Investindo Yusak Pardede menyampaikan, pada 2018 kinerja keuangan perusahaan dapat bertumbuh signifikan seiring dengan pemberian izin kuota ekspor Mineral Grade Bauxite (MGB) sebesar 3,65 juta ton. Izin ekspor itu diberikan oleh Kementerian ESDM pada September 2017 dan berlaku hingga September 2018. Namun, realisasi pengapalan baru berlangsung (read more>>)

Jumat, 08 Juni 2018 - 08:30:57 WIB

Emiten properti PT Summarecon Agung Tbk. memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp72 miliar atau sebesar Rp5 per saham dari laba bersih tahun buku 2017. Hal tersebut telah disepakati dalam rapat umum pemegang saham yang digelar pada Kamis (7/6/2018) di Jakarta. Adapun, sepanjang 2017 lalu emiten dengan kode sahan SMRA ini membukukan laba bersih yang diatribusikan pada pemilik entitas induk senilai Rp362 miliar, naik 16% dibandingkan dengan 2016 yang senilai Rp311 (read more>>)

Jumat, 08 Juni 2018 - 08:30:38 WIB

Volume produksi nikel matte PT Vale Indonesia Tbk. diharapkan lebih tinggi pada kuartal II/2018 dibandingkan realisasi pada kuartal sebelumnya. Senior Manager Communication Vale Indonesia Budi Handoko mengatakan beberapa faktor menjadi pendorong peningkatan produksi pada kuartal kedua ini, yang mana optimalisasi kapasitas produksi turut menopang. Menurut dia, aktivitas pemeliharaan alat produksi perseroan di kuartal kedua relatif lebih sedikit dari kuartal sebelumnya sehingga menjadi salah (read more>>)

Kamis, 07 Juni 2018 - 08:44:48 WIB

Emiten perikanan PT Central Proteina Prima Tbk. (CPRO) berencana melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) pada 8 Juni 2018. Dari aksi korporasi itu, perseroan berpotensi meraih dana Rp2,77 triliun. Dalam keterbukaan informasi, Selasa (5/6/2018), manajemen CPRO menyebutkan, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 24 November 2017, perseroan mendapatkan izin melakukan PMTHMETD atau private placement. Jumlah saham baru yang diterbitkan (read more>>)

Kamis, 07 Juni 2018 - 08:44:27 WIB