FAC News
Pemegang Saham Bank Amar Akan Menjual 15% Saham Lewat IPO
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Amar Indonesia Tbk bakal melakukan penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) pada 9 Januari 2020 mendatang. Perusahaan ini memasang target untuk melepas 1,2 miliar saham atau setara 15,01% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp 100.
Berdasarkan prospektus Bank Amar yang diterbitkan Senin (16/12), sebanyak 1,2 miliar saham yang akan dilepas ke publik berasal dari pemegang saham pengendalinya yaitu Tolaram Group Inc.
Setelah aksi penawaran saham usai, kepemilikan saham Tolaram bakal berubah dari sebelumnya mengempit 98,692% saham menjadi 83,682%. Adapula porsi kepemilikan lainnya tak berubah. Ghansham Jivatram 0,622%, Khrisan Umar Agrawal 0,375%, Henry Mixon 0,311%.
Aksi melantai di bursa juga bakal diikuti dengan penjualan saham lagi oleh Tolaram hingga menyusutkan kepemilikan sahamnya di Amar Bank menjadi 30% saja. Ini dilakukan guna memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Sebagai pemenuhan POJK 56/2016 yang membatasi kepemilikan saham oleh pemegang saham bukan lembaga keuangan sebanyak 30%. Tolaram berencana untuk melakukan pelepasan saham kepada investor tertentu dan/atau kepada pihak ketiga lainnya yang akan ditentukan kemudian agar kepemilikan Tolaram menjadi 30%,” tulis Bank Amar.
Rencana penjualan saham ini pun baru akan dilakukan setelah Bank Amar merampungkan aksinya melantai di Bursa Efek Indonesia Januari mendatang.
Sedangkan secara proforma, jika seluruh aksi tersebut berjalan mulus, kepemilikan saham publik bakal melonjak hingga 5,51 miliar saham atau setara 68,692%.