FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Kenaikan Tarif Jalan Tol Menopang Kinerja Jasa Marga (JSMR)

Administrator - 08/01/2020 10:13

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Operator jalan tol pelat merah, PT Jasa Marga Tbk bakal memacu pendapatan pada tahun ini agar bisa meningkat dibandingkan tahun lalu. Emiten berkode saham JSMR (anggota indeks Kompas100) di Bursa Efek Indonesia ini, akan menggenjot pendapatan dari sektor konstruksi dengan menggaet konsesi jalan tol baru. Di sisi lain, pendapatan dari jalan tol juga akan meningkat.

Hingga akhir kuartal III-2019 JSMR hanya mengantongi pendapatan Rp 21,51 triliun, turun 21,45% secara year on year (yoy). Penurunan tersebut lantaran berkurangnya pendapatan konstruksi dari Rp 20,25 triliun menjadi Rp 13,19 triliun.

Mulai awal tahun ini, JSMR memacu pendapatan dari konstruksi. Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga Tbk, Agus Setiawan mengatakan tengah mengupayakan untuk mendapatkan beberapa konsesi jalan tol baru. Saat ini, mereka ikut tender di Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Ruas-ruas jalan tol yang menjadi incaran JSMR antara lain Yogyakarta-Solo, Gedebage-Garut-Tasikmalaya. "Kami mengharapkan pendapatan akan meningkat pada tahun ini" ujar Agus tanpa memerinci, Selasa (7/1).

Menurut dia, JSMR sudah menyiapkan dana untuk mendapatkan konsesi tersebut. JSMR baru saja mendapatkan dana segar dari penjualan sebagian kepemilikan saham di PT Trans Marga Jateng pada 30 Desember 2019. Anak usaha ini mengelola konsesi jalan tol Semarang-Solo sepanjang 72,64 kilometer (km).

Berdasarkan Akta Jual Beli Saham, Jasa Marga menjual sebanyak 18.990.410 unit saham kepada PT Trans Optima Luhur. Melalui penjualan saham tersebut, Jasa Marga mendapatkan dana sebesar Rp 427 miliar.

Menurut Agus, dana segar itu akan terpakai untuk menambah pendanaan pada ruas tol yang telah JSMR miliki maupun mendukung ekspansi untuk mendapatkan konsesi baru.

Jalan tol yang sudah ada antara lain untuk penyelesaian pembangunan jalan tol baru seperti ruas Cinere-Serpong, Kunciran-Cengkareng di Jakarta Outer-Outer Ring Road, ruas Jakarta-Cikampek Selatan serta lanjutan ruas Bogor Ring Road.

Pendapatan dari jalan tol juga bakal meningkat karena sejumlah tarif tol akan naik. Manajemen JSMR juga akan mengoperasikan ruas baru pasca peresmian akhir tahun 2019 lalu seperti Kunciran-Serpong dan Jakarta-Cikampek Elevated.

Kenaikan tarif tol merupakan rutinitas setiap dua tahun sekali. Bahkan, beberapa ruas jalan tol JSMR sudah naik pada awal tahun ini seperti Tol Cijago dari Rp 4.500 menjadi Rp 9.000.

Sedangkan ruas yang segera mengalami kenaikan tarif antara lain ruas tol Jakarta-Cikampek, tol Soedyatmo, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Gempol-Pasuruan, Kertosono-Mojokerto.

Kenaikan ini diperkirakan akan berlangsung pada kuartal I-2020, menunggu keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Hingga kuartal III-2019, pendapatan JSMR dari jalan tol dan usaha lainnya sebesar Rp 7,96 triliun. Pendapatan tersebut naik 11,64% yoy.

Filter