FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Ini Alasan Harga CPO Cetak Rekor dan Akan Terus Menguat

Administrator - 31/10/2019 09:24

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan penggunaan biodiesel membuat prospek harga crude palm oil (CPO) lebih cerah.

Kemarin, harga CPO kontrak pengiriman Januari 2020 di Malaysia Derivative Exchange melesat 3,35% menjadi RM 2.498 per metrik ton. Ini juga merupakan level tertinggi CPO sejak April 2018 lalu.

Keperkasaan harga CPO sudah berlangsung sejak pekan lalu. Reli harga CPO mulai terjadi setelah dua produsen terbesar CPO yakni Indonesia dan Malaysia berniat meningkatkan penggunaan biodiesel di tahun depan.

Asal tahu saja, pemerintah Indonesia berniat menaikkan penggunaan biodiesel sebesar 45% di 2020. Sementara, pemerintah Malaysia baru akan merealisasikan penggunaan biodiesel B20 pada tahun depan.

Mengutip Bloomberg, Menteri Industri Malaysia Teresa Kok bilang, rencana tersebut akan meningkatkan konsumsi CPO di Malaysia hingga 1,3 juta ton per tahun.

"Pengunaan biofuel yang ambisius di Malaysia dan Indonesia serta kenaikan harga minyak kedelai memang menjadi sentimen utama yang membantu harga CPO," kata Gnanasekar Thiagarajan, Head of Trading and Hedging Strategies Kaleesuwari Intercontinental seperti dikutip Bloomberg.

Analis Finex Berjangka Nanang Wahyudin menambahkan, kenaikan harga minyak kedelai yang merupakan barang substitusi CPO otomatis turut mengerek CPO.

Asal tahu saja, harga kontrak minyak kedelai untuk pengiriman Desember 2019 di Chicago Board of Trade naik 0,90%. Karena itu, Nanang memprediksi harga CPO akan terus menguat paling tidak hingga akhir tahun.

Adanya potensi pemangkasan suku bunga acuan The Federal Reserve membuat pelaku pasar juga lebih optimistis terhadap pemulihan ekonomi global.

"Pemulihan ekonomi global membuat consumer spending meningkat dan ini menguntungkan CPO," kata Nanang. Alhasil, dia masih menebak,CPO di akhir tahun berada di rentang RM 2.500-RM 2.800 per metrik ton.

Filter