FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

BAPPENAS : Indonesia Harus Tingkatkan Investasi Untuk Perbaiki Defisit

Administrator - 11/10/2019 10:02

IQPlus, (11/10) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Indonesia harus meningkatkan investasi terutama skema langsung atau foreign direct investment (FDI), sebab neraca transaksi berjalan masih defisit tiga persen dari PDB sampai kuartal II-2019.

"Kenapa Indonesia butuh investasi? Jawabannya, simple karena negara kita masih tumbuh dan ballance of trade kita belum cukup untuk membuat current account tidak defisit,. katanya saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis.

Menurutnya, FDI adalah pembiayaan CAD yang paling baik dibandingkan cara lainnya yaitu portofolio sebab jika melalui portofolio sering kali fluktuatif karena mudah terpengaruh terhadap kondisi dalam negeri.

Di sisi lain, Bambang menuturkan saat ini daya saing ekonomi global Indonesia sedang melemah karena kebijakan terkait investasi yang masih rumit dan kurang ramah seperti adanya tumpang tindih aturan di kementerian/lembaga yang menyebabkan minat investor untuk berinvestasi ke Indonesia kecil.

"Ya, itu larinya ke regulasi tadi yang dianggap masih menghambat," ujarnya.

Sementara itu, negara-negara di Asia dan dunia lainnya sedang berlomba dan sangat agresif dalam menawarkan berbagai kemudahan penanaman modal sehingga bisa mendatangkan para investor.

Ia mencontohkan Meksiko yang sedang berusaha keras menarik investasi dari Amerika, Eropa Timur, dan Afrika yang mengincar investasi dari Eropa Barat, serta Thailand dan Malaysia yang terus menyediakan berbagai hal menarik bagi investor.

Bambang melanjutkan Indonesia tidak boleh ketinggalan dalam hal menarik investor tersebut, sebab investasi merupakan sumber inflow yang akan memperkuat perekonomian sehingga pemerintah harus terus membuat kebijakan yang ramah terhadap investor baik asing maupun domestik.

Filter