FAC News
ZINC OPTIMIS TARGET PENJUALAN Rp1,2 TRILIUN DAPAT TERCAPAI TAHUN INI
IQPlus, (10/6) - Emiten produsen base metal, PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) optimis akan mencatat kinerja cemerlang pada tahun ini. Hal itu akan didukung oleh beberapa faktor, mulai dari harga komoditas serta makro ekonomi yang kembali pulih.
"Kami optimis, dengan ekonomi yang sudah mulai pulih serta Covid-19 yang semakin terkendali, ZINC dapat melanjutkan pertumbuhan kinerja yang baik hingga akhir tahun 2022. Didukung dengan harga komoditas yang masih stabil, kami optimis dapat mencapai target penjualan hingga Rp1,2 triliun pada tahun 2022,"kata Evelyn Kioe, Direktur ZINC.
Hingga Kuartal I-2022, ZINC mencatatkan penjualan mencapai Rp204,5 miliar. Pendapatan ZINC di kuartal pertama 2022 masih didominasi oleh penjualan dari komoditas seng (Zn) dengan kontribusi mencapai Rp95,1 miliar, sementara penjualan komoditas timbal (Pb) mencapai Rp31,6 miliar. Pendapatan ZINC juga berasal dari penjualan komoditas perak sebesar Rp39,2 miliar, dan juga penjualan konsentrat besi yang tercatat sebesar Rp38,6 miliar.
Meskipun sempat terkendala oleh Covid-19, pada awal tahun ini Perseroan akhirnya mulai melakukan uji produksi dan pada Mei 2022, smelter timbal sudah diverifikasi 100% oleh pihak PT Surveyor Indonesia dan PT Kapuas Prima Citra resmi beroperasi secara komersial.
"Sebagai smelter timbal pertama dan satusatunya di Indonesia, kami menargetkan di tahun ini smelter timbal tersebut dapat memproduksi hingga 8.000 ton bullion timbal (Pb), dengan target penjualan dari smelter mencapai USD29 juta."katanya.
Sementara itu, untuk smelter seng ZINC saat ini proses pembangunan sudah mencapai sekitar 85%. Nantinya smelter tersebut ditargetkan dapat memproduksi hingga 30.000 ton ingot per tahun. Keberadaan smelter seng milik Perseroan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan komoditas zinc di dalam negeri, dimana hingga saat ini komoditas tersebut masih 100% berasal dari impor.