FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Telkom Tertopang Penambahan Menara Baru

Administrator - 22/01/2020 09:16

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) alias Telkom bakal terus bertumbuh di tahun ini.

Terlebih lagi, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), anak perusahaan Telkom, telah menambah menara telekomunikasi miliknya. Akhir tahun lalu, Mitratel membeli 2.100 menara telekomunikasi milik PT Indosat Tbk (ISAT) senilai Rp 4,4 triliun.

Tahun ini, masih ada peluang anak usaha Telkom ini menambah jumlah menara. PT XL Axiata Tbk (EXCL) juga berniat melelang menara telekomunikasi miliknya. Sejak 5 November 2019, XL Axiata menawarkan 3.200-3.300 menara. Tapi, manajemen Telkom belum memutuskan akan ikut lelang atau tidak.

Yang pasti, ekspansi ini akan menambah pendapatan Telkom di segmen sewa menara telekomunikasi. Hingga kuartal III-2019, pendapatan sewa menara telekomunikasi menghasilkan Rp 914 miliar, naik 41,48% secara tahunan.

Ke depan Telkom juga akan mengerek pendapatan segmen data. Sejauh ini, jumlah trafik data Telkom mencetak peningkatan 55,2% yoy, mencapai 112,1 juta pengguna.

Ekspansi jaringan 4G milik Telkom juga akan meningkatkan pendapatan segmen data seluler sepanjang tahun ini. Hingga kuartal III tahun lalu, pendapatan internet dan data TLKM mencapai Rp 58,36 triliun. Angka ini meningkat 17,02% secara tahunan dari sebesar Rp 49,87 triliun pada kuartal III-2018.

Peningkatan segmen data dan internet ini membantu penurunan kinerja Telkom di segmen telepon dan SMS yang menurun 20,7% secara year on year (yoy).

Tak heran,  kinerja keuangan Telkom selalu menunjukkan pertumbuhan. Hingga kuartal III-2019 lalu, pendapatan TLKM meningkat 3,46% secara yoy menjadi Rp 102,63 triliun. Sedangkan laba bersih tercatat naik 15,67% menjadi Rp 16,46 triliun.Posisi Telkom sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga menjadi katalis positif, karena risiko bisnis jadi lebih rendah.

TLKM akan menurunkan rasio belanja modal terhadap pendapatan. Sebelumnya belanja modal dipatok 25% dari pendapatan, dan akan turun bertahap menjadi 23%-24% pada 2022-2023.

Belanja modal TLKM Rp 36 triliun-Rp 37 triliun sebelum rencana pengembangan jaringan 5G.Jaringan 5G kemungkinan diluncurkan pada awal 2022. "Secara keseluruhan, belanja modal bisa lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya karena akan ada beberapa penyesuaian neraca," kata Raymond.

Pendapatan Telkom tahun ini akan mencapai Rp 141,81 triliun dengan laba bersih Rp 21,07 triliun. Angka ini naik dari proyeksi pendapatan dan laba bersih TLKM di 2019 masing-masing sebesar Rp 135,41 triliun dan Rp 19,49 triliun.

 

 

Filter