FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

STRATEGI SIAPKAN, LATINUSA TARGETKAN PENJUALAN USD160 JUTA DI 2026

Administrator - 09/04/2026 16:02

IQPlus, (9/4) - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (IDX: NIKL) atau Latinusa menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kinerja keuangan sepanjang tahun 2026 dengan fokus pada efisiensi dan peningkatan daya saing. Langkah ini diambil di tengah tantangan industri serta melemahkan nilai tukar yang masih mempengaruhi struktur biaya perseroan.

Direktur Utama Latinusa, Jetrinaldi, mengatakan perseroan akan melanjutkan pendekatan yang telah diterapkan pada tahun 2025, terutama dalam pengendalian biaya dan manajemen risiko. “Kami melakukan optimalisasi biaya dari hulu hingga hilir, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, hingga pengendalian beban keuangan dan risiko nilai tukar,” ujarnya dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Strategi tersebut mencakup pengendalian beban bunga, efisiensi operasional, serta penerapan lindung nilai (hedging) guna menekan dampak penurunan nilai tukar. Hal ini penting mengingat sebagian besar bahan baku perseroan masih bergantung pada impor.

Dengan langkah tersebut, perseroan menargetkan penjualan sekitar USD160 juta dan laba bersih sebesar USD3 juta pada tahun 2026. Manajemen optimistis target tersebut dapat tercapai jika efisiensi strategi berjalan sesuai rencana.

Untuk mendukung operasional, Latinusa mengalokasikan modal belanja (capital shopping/capex) sebesar USD2,1 juta pada tahun 2026, sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar USD2,3 juta. Dana tersebut akan difokuskan untuk menjaga fasilitas produksi di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Direktur Keuangan NIKL, Irvan Muhson Jauhari, menjelaskan bahwa belanja modal terdiri dari USD1,8 juta untuk mesin dan peralatan utama serta USD0,3 juta untuk peralatan pendukung. Investasi ini diarahkan untuk memastikan kualitas produksi tetap sesuai dengan kebutuhan pasar.

Menurut Jetrinaldi, peningkatan kualitas menjadi kunci di tengah permintaan domestik yang masih terbatas. Perseroan menilai produk dengan spesifikasi tinggi akan lebih diminati konsumen, sehingga menjaga izin pabrik menjadi prioritas utama.
 

Filter