FAC News
PENJUALAN BERSIH MPPA MENINGKAT 3,9% DI SEMESTER I 2026
IQPlus, (30/7) - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) Hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk semester pertama tahun 2026. MPPA membukukan pertumbuhan Penjualan Bersih secara tahunan, disertai dengan perbaikan pada Laba Bruto, Laba Operasional, dan Rugi Bersih dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.
Selama semester pertama tahun 2026, Perseroan juga terus melakukan pengaturan dan pengembangan portofolio usahanya melalui sejumlah.
Tinjauan Kinerja
Penjualan Bersih MPPA meningkat sebesar 3,9% secara tahunan menjadi Rp4.005 miliar. Laju pertumbuhan penjualan relatif konsisten dengan membukukan perbaikan pada sejumlah indikator profitabilitas dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Laba Bruto meningkat sebesar 5,2% menjadi Rp699 miliar, mencerminkan perbaikan berkelanjutan pada bauran penjualan, ragam produk, praktik pengadaan, dan biaya pengelolaan.
Laba Operasional meningkat sebesar 74,4% menjadi Rp17,5 miliar, sementara Rugi Bersih Periode Berjalan membaik sebesar 41,3% menjadi Rp33,1 miliar pada semester pertama tahun 2026. Perseroan terus mencatat perbaikan pada indikator operasional, yang mencerminkan kemajuan lebih lanjut dalam pelaksanaan operasional, sementara peningkatan kinerja penjualan tetap menjadi salah satu fokus utama.
Perkembangan Usaha
Pada bulan April 2026, MPPA menyelesaikan sejumlah inisiatif untuk menata kembali dan memperluas portofolio usahanya. Sebagai bagian dari proses tersebut, Toko Mama ditempatkan di bawah PT Fortuna Optima Distribusi (FOD) untuk menyelaraskan pengelolaan dan pengembangan kegiatan ritel berbasis komunitas milik Perseroan.
Pada bulan yang sama, MPPA mengakuisisi PT Sunshine Food International (SFI) dan PT Prima Cipta Lestari (PCL) melalui transaksi afiliasi dengan nilai Rp34 miliar. Akuisisi tersebut memperluas kehadiran MPPA dalam kegiatan usaha katering dan restoran serta diharapkan dapat melengkapi bisnis ritel utama Perseroan melalui peluang pada produk siap saji, layanan makanan, dan optimalisasi rantai pasok.
MPPA juga terus mengembangkan Tomorrow World, sebuah konsep shopping theme park yang menggabungkan unsur ritel, hiburan, dan pengalaman komunitas. Pada tahun 2026, pengembangannya akan difokuskan pada perluasan keberadaan, penyelenggaraan kalender kegiatan yang lebih konsisten, serta perbaikan bauran kategori dan efisiensi operasional.
Adrian Suherman, CEO MPPA, menyampaikan, “MPPA mencatat perbaikan tahunan pada sejumlah indikator keuangan utama selama semester pertama tahun 2026, yang mencerminkan kemajuan berkelanjutan dalam pelaksanaan operasional. Portofolio usaha kami yang semakin luas memberikan platform yang lebih besar untuk berbagai segment pelanggan dan menciptakan peluang pertumbuhan baru yang melengkapi kegiatan usaha ritel utama kami. Kami akan fokus pada integrasi bisnis-bisnis tersebut secara efektif serta memperkuat fondasi operasionalnya agar dapat memberikan kontribusi yang hampir berarti terhadap kinerja MPPA dari waktu ke waktu”.