Kinerja Ciamik, Antam (ANTM) Andalkan Bisnis Emas dan Nikel

FAC News

Meski Kinerja Turun, Astra Group Tetap Usulkan Pembagian Dividen

Administrator - 26/02/2021 09:22

IQPlus, (26/02) - PT Astra International Tbk (ASII) menyampaikan bahwa pendapatan bersih konsolidasian Grup pada tahun 2020, sebesar Rp175,0 triliun. Angka ini menurun sebesar 26% dibandingkan dengan tahun lalu.

Laba bersih, setelah memasukkan keuntungan dari penjualan saham Bank Permata, mencapai Rp16,2 triliun, menurun 26% dibandingkan tahun 2019. Tanpa memasukkan keuntungan dari penjualan tersebut, laba bersih Grup menurun 53% menjadi Rp10,3 triliun, terutama karena dampak pandemi COVID-19 dan langkah-langkah penanggulangannya yang menyebabkan penurunan kinerja divisi otomotif, alat berat dan pertambangan, dan jasa keuangan Grup.

Nilai aset bersih per saham pada 31 Desember 2020 sebesar Rp3.845, meningkat 5% dibandingkan posisi pada 31 Desember 2019. Kas bersih, tidak termasuk anak perusahaan jasa keuangan Grup, mencapai Rp7,3 triliun pada 31 Desember 2020, dibandingkan utang bersih sebesar Rp22,2 triliun pada akhir tahun 2019, setelah diterimanya hasil penjualan saham Bank Permata pada bulan Mei 2020. Utang bersih anak perusahaan jasa keuangan Grup menurun dari Rp45,8 triliun pada akhir tahun 2019 menjadi Rp39,2 triliun pada 31 Desember 2020.

"Pendapatan dan laba bersih grup Astra (Grup) pada tahun 2020 menurun akibat dampak dari pandemi COVID-19 dan upaya penanggulangannya. Grup terus beroperasi di tengah kondisi yang menantang, dan masih terdapat ketidakpastian mengenai kapan pandemi akan berakhir. Kami memperkirakan kondisi ini akan berlangsung selama beberapa waktu dan masih terlalu dini untuk memprediksi dampak pandemi terhadap kinerja Grup pada tahun 2021. Pada masa yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian ini, saya ingin berterima kasih kepada segenap karyawan kami atas kerja keras, dedikasi, dan profesionalisme mereka."kata Djony Bunarto Tjondro Presiden Direktur Astra, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta Jumat.

Sebagai tambahan saja, dividen final sebesar Rp87 per saham (2019: Rp157 per saham) akan diusulkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada bulan April 2021. Usulan dividen final tersebut dan dividen interim Rp27 per saham (2019: Rp57 per saham) yang telah dibagikan pada bulan Oktober 2020, akan menjadikan total dividen pada tahun 2020 sebesar Rp114 per saham (2019: Rp214 per saham).

Filter