FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Menggandeng Minimarket, Uni-Charm Indonesia (UCID) Menjual Produk Masker

Administrator - 20/03/2020 09:08

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Uni-Charm Indonesia Tbk menambah portofolio produk berupa masker. Perusahaan tersebut menggandeng PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) sebagai mitra pemasaran produk.

Menurut jadwal, masker bermerek Protect Pollution Mask tersebut akan masuk pasar mulai April 2020 mendatang. "Terkait jangkauannya mencakup seluruh Indonesia, tapi akan disesuaikan dengan permintaan juga," kata Vikry Ahmadi, Sekretaris Perusahaan PT Uni-Charm Indonesia Tbk saat dihubungi KONTAN, Kamis (19/3).

Informasi saja, harga jual ritel masker Uni-Charm Indonesia sebesar Rp 9.500 per bungkus. Adapun dalam satu bungkus berisi dua buah masker ukuran medium dengan bentuk tiga dimensi.

Demi memacu pemasaran, Uni-Charm Indonesia bakal getol menggelar promosi secara digital. Perusahaan berkode saham UCID di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut antara lain bakal memanfaatkan kanal media sosial, digital news advertising dan platform lain-lain.

Sejauh ini, Uni-Charm Indonesia tidak menargetkan volume penjualan masker. Alasannya, ketersediaan stok barang dagangan nanti menyesuaikan pasokan dari Jepang. Perusahaan tersebut mendatangkan seluruh produk dari Negeri Sakura.

Informasi saja, Uni-Charm Indonesia tergabung dalam kelompok usaha Unicharm. Entitas induknya adalah Unicharm Corporation yang berada di Jepang. Sampai tahun lalu, Unicharm Corporation mengempit 59% saham Uni-Charm Indonesia.

Adapun sejauh ini, Uni-Charm Indonesia belum berencana memproduksi masker Protect Pollution Mask di Indonesia. Manajemen perusahaan mengaku masih perlu mengkaji potensi pasar di dalam negeri.

Andaikata hasil kajian positif, tidak menutup kemungkinan Uni-Charm Indonesia bakal memproduksi masker sendiri. "Tidak ada patokan pasti berapa lama pengujian akan dilakukan karena di barang konsumer perilaku konsumen bisa beda-beda tiap produknya," tutur Vikry.

Sembari mengawal pemasaran produk baru, Uni-Charm Indonesia mengejar rata-rata pertumbuhan tahunan majemuk atawa compound annual growth rate (CAGR) sebesar 9% untuk segmen perawatan bayi. Sementara target CAGR untuk segmen perawatan wanita dan segmen perawatan kesehatan masing-masing hingga 10% dan 25%.

Filter