FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Kejar Pertumbuhan Bisnis, Gihon Telekomunikasi (GHON) Genjot Pertumbuhan Organik

Administrator - 15/01/2020 09:12

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) memproyeksikan pendapatan pada tahun ini tumbuh 12% year-on-year (yoy). Untuk memenuhi target itu, GHON akan menempuh sejumlah strategi seperti menggenjot pertumbuhan organik dengan terus melakukan pendekatan kepada operator dan tetap mempertahankan kualitas jaringan.

Kami juga melihat kesempatan dengan mengambil beberapa tower yang akan dijual," ungkap Direktur Utama PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk Rudolf Parningotan Nainggolan kepada KONTAN, Minggu (12/1) lalu.

Namun dia belum memerinci kepastian untuk mengakuisisi menara sebagai cara ekspansi anorganik.

Permintaan sewa menara GHON pada tahun ini masih akan didominasi pasar Jawa. Sekitar 70% berasal dari Jawa, sementara sisanya tersebar di luar Jawa.

Demi memuluskan rencana bisnis tahun ini, Gihon Telekomunikasi mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) berkisar Rp 150 miliar hingga Rp 200 miliar. Selain berasal dari kas internal, GHON akan memenuhi dana belanja modal dari pinjaman bank.

GHON berencana membidik 1.150-1.200 tenant dengan peningkatan penyewaan menara telekomunikasi sebesar 15%-20% di sepanjang 2020.

Tahun ini, manajemen Gihon Telekomunikasi akan meningkatkan penyewaan menara baik melalui aset existing (colocation) maupun pembangunan menara baru. Kami mulai menjajaki secara lebih dalam di bisnis fiber optik dan smart city. Kami menargetkan peningkatan penyewaan 15%-20% menjadi sekitar 1.150-1.200 tenant," kata Rudolf.

Pada akhir 2019, GHON menargetkan bisa memiliki 645 menara built to suit (B2S) dan 300 kolokasi. Sepanjang 2019, GHON telah memenuhi target sebanyak 945 penyewaan menara telekomunikasi atau base transceiver station (BTS).

Saat ini, Gihon telah memenuhi sebanyak 900 penyewaan BTS. Namun manajemen GHON belum mau membeberkan berapa penambahan menara serta kolokasi pada tahun ini.

Mengacu laporan keuangan per akhir kuartal ketiga tahun lalu, Gihon Telekomunikasi mencatatkan pertumbuhan pendapatan 7,03% menjadi Rp 85,28 miliar. Adapun laba bersihnya tumbuh 89,50% menjadi Rp 43,87 miliar.

Filter