FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Kalbe Farma Catat Kenaikan Laba Bersih 7,1% Di Kuartal I 2021

Administrator - 03/05/2021 09:17

IQPlus, (3/5) - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengumumkan laba bersih pemilik entitas induk mencapai Rp 716 miliar di kuartal pertama di tahun 2021, naik 7,1% dibandingkan Rp. 669 miliar di periode yang sama tahun 2020.

Peningkatan penjualan di kuartal pertama tahun 2021 didukung oleh, Divisi Distribusi & Logistik meraih peningkatan penjualan bersih sebesar 11,7% dari Rp 1.800 milyar menjadi Rp 2.009 milyar, serta menyumbang 33,4% terhadap total penjualan bersih Perseroan. Divisi Produk Kesehatan meraih peningkatan penjualan sebesar 2,7% menjadi Rp 1.023 milyar dengan kontribusi sebesar 17,0% terhadap total penjualan bersih Perseroan. Penjualan bersih Divisi Nutrisi tercatat sebesar Rp 1.586 milyar di kuartal pertama tahun 2021, mengalami penurunan penjualan sebesar 1,0% dari pencapaian di tahun sebelumnya dan menyumbang 26,4% dari total penjualan bersih Kalbe, sedangkan Divisi Obat Resep Perseroan yang membukukan penurunan penjualan sebesar 0.1% menjadi Rp 1.396 milyar, serta menyumbang 23,2% dari total penjualan bersih Kalbe di kuartal pertama tahun 2021.

"Secara total, penjualan bersih Perseroan adalah sebesar Rp 6.015 miliar pada kuartal pertama tahun 2021, tumbuh sebesar 3,8% dibandingkan dengan pertumbuhan 8,0% pada kuartal pertama tahun 2020. Dampak dari pandemi Covid-19 mulai berpengaruh terhadap penjualan Perseroan sejak bulan April tahun 2020,"tulis Manajemen KLBF dalam siaran pers nya, di Jakarta, Senin, (3/5/2021).

Laba kotor meningkat 1,1% menjadi Rp 2.647 miliar di kuartal pertama tahun 2021. Rasio laba kotor terhadap penjualan turun menjadi 44,0% dari 45,2% untuk periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh perubahan mix portofolio produk. Laba sebelum pajak penghasilan pada kuartal pertama tahun 2021 sebesar Rp. 926 milyar bertumbuh sebesar 4,3% dengan margin laba sebelum pajak penghasilan mencapai 15,4%, mengalami peningkatan dari 15,3% pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Laba bersih pemilik entitas induk mencapai Rp 716 miliar di kuartal pertama tahun 2021, naik 7,1% dibandingkan Rp. 669 miliar di periode yang sama di tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba bersih yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan bersih terutama disebabkan oleh peningkatan efisiensi di biaya operasional dan tarif pajak yang lebih rendah.

Di masa pandemi ini, Perseroan meyakini pentingnya pengelolaan keuangan yang berhati-hati dan seksama, agar dapat secara konsisten mempertahankan posisi keuangan yang kuat. Di kuartal pertama tahun 2021, Asset lancar Perseroan adalah sebesar Rp. 14.091 miliar, naik 7,8% dibandingkan di akhir tahun 2020. Total Liabilitas dan Ekuitas naik 6,1% menjadi Rp. 23.931 miliar dari Rp. 22.564 miliar. 

Filter