FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Emiten Kertas Sinar Mas Catatkan Obligasi Senilai Rp3,5 Triliun

Administrator - 14/12/2020 08:26

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten kertas Grup Sinar Mas PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. resmi mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2020 senilai Rp3,55 triliun.

Berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia, Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2020 (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (Perseroan) mulai dicatatkan di Bursa pada hari ini, Senin (14/12/2020).

“Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2020 yang akan dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp3.555.795.000.000,” demikian tertulis dalam informasi tersebut, seperti dikutip Bisnis, Senin (14/12/2020)


Kemudian Seri B (INKP01BCN3) dengan nominal sebesar Rp2,46 triliun tingkat bunga 10 persen, dan jangka waktu 3 tahun; serta Seri C (INKP01CCN3) dengan nilai nominal sebesar Rp582,71 miliar, tingkat bunga 11 persen, jangka waktu 5 tahun.Adapun obligasi tersebut terdiri atas tiga seri yakni Seri A (INKP01ACN3) dengan nilai nominal sebesar Rp504,63 miliar, tingkat bunga 8,5 persen dan jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2020 adalah idA+ (Single A+). Adapun bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Bukopin Tbk


Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 470 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp431,88 Triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 127 Emiten.Sementara itu, Bursa mencatat total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 101 Emisi dari 58 Emiten senilai Rp84,96 Triliun.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 133 seri dengan nilai nominal Rp3.754,59 Triliun dan USD400 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp7,13 Triliun.

Filter