FAC News
EMISI OBLIGASI Rp3,75 TRILIUN, ADHI TAWARKAN BUNGA DI KISARAN 8,25% HINGGA 10,20%
IQPlus, (17/5) - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) berencana menawarkan surat utang atau obligasi berkelanjutan ADHI Tahap III Tahun 2022, senilai Rp3,75 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan atau Obligasi Berkelanjutan III ADHI dengan target dana sebesar Rp5 triliun.
Dalam prospektus ringkas yang dipublikasikan disebutkan bahwa obligasi ini terbagi dalam 3 seri. Seri A senilai Rp1,28 triliun memiliki bunga sebesar 8,25% berjangka waktu selama 3 tahun. Sedangkan Seri B senilai Rp667,5 miliar berbunga 9,00% dengan tenor 5 tahun, dan yang terakhir untuk Seri C memiliki tenor 7 tahun dan berkupon bunga sebesar 10.20%.
Dalam penerbitan obligasi yang mendapat peringkat idA- (Single A Minus) dari PEFINDO ini, ADHI akan dibantu oleh PT BRI Danareksa Sekuritas (Terafiliasi), PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas (Terafiliasi), dan PT Samuel Sekuritas Indonesia, PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, PT Shinhan Sekuritas Indonesia, PT Sucor Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi. Dan Wali Amanat di pegang oleh PT Bank Mega Tbk.
Adapun dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, sebesar Rp2.812.500.000.000,- akan digunakan untuk melakukan pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap I Tahun 2017. Sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perseroan.
"Sesuai dengan bidang usaha Perseroan di jasa konstruksi - energi (engineering, procurement and construction/EPC) - properti - industri . investasi. Modal kerja Perseroan yang dimaksud dalam rencana penggunaan dana penerbitan Obligasi adalah untuk mendanai proyek tol, perkerataapian, gedung, energi dan industri, dan proyek infrastruktur lainnya,"tulis Manajemen ADHI.
Setelah Perseroan mengantongi tanggal Efektif pada 11 November 2020, Masa Penawaran Umum rencananya akan dilangsungkan pada 17-19 Mei 2022, Tanggal Penjatahan pada 20 Mei 2022, Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan pada 24 Mei 2022. Sementara, Tanggal Distribusi Obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 24 Mei 2022, dan diharapkan Tanggal Pencatatan Obligasi di Bursa Efek Indonesia pada 25 Mei 2022.