FAC News
Dua Emiten Ini Siap Gelar Aksi Korporasi Dalam Waktu Dekat
IQPlus, (7/10) - Dua Emiten yakin PT Mitra Investindo Tbk (MITI) dan PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) bakal meminta persetujuan kepada pemegang saham guna melangsungkan aksi koporasinya di Pasar Modal.
Untuk emiten yang satu ini PT Mitra Investindo Tbk (MITI) memang berencana melakukan penggabungan milai nominal Saham (reverse stock) dari 5 saham menjadi 2 saham baik untuk saham Kelas A maupun Kelas B. Artinya, nilai nominal saham kelas A semula Rp200,00 per saham menjadi Rp500,00 per saham dan nilai nominal saham Kelas B semula Rp20,00 per saham menjadi Rp50,00 per saham.
Selain reverse stock, MITI juga berencana menerbitkan sebanyak 2.864.743.196 saham baru melalui Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau biasa disebut Rights Issue. Kemudian, MITI juga akan meminta persetujuan penambahan lini bisnis yakni pelayaran.
Pasalnya dalam rights issue, Prima Asia Cipital berkomitmen untuk menyerap seluruh HMETD milik Interra Resources Limited (IRL) yang diketahui sebagai pemegang 48,87 persen saham perseroan. Adapun mekanismenya, Prima Asia Capital melaksanakan HMETD tersebut dengan menukar atau inbreng dengan sebanyak 64.875.000 lembar saham atau 99,8 persen kepemilikannya pada PT Wasesa Line, sebuah perusahaan pelayaraan. Sebagai catatan bahwa, nilai inbreng ini sebesar Rp70 miliar.
Semua agenda tersebut akan dimintai persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar Manajemen MITI pada 30 Oktober 2020, jam 14:00 WIB, di Hotel Wyndham, Jl. Casablanca Kav 18, Jakarta - 12870. Adapun Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak hadir dalam RUPS (Recording Date) pada 6 Oktober 2020.
Kemudian Bank Bisnis, juga berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin, 2 November2020, Pukul 10.00 WIB – Selesai, di Kantor Pusat Jl. Ir. H. Juanda No. 137 Bandung. Adapun agenda penting yang diusung adalah Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) kepada para pemegang saham Perseroan yang dilakukan melalui penawaran umum terbatas atau Rights Issue.
Diketahui, PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) berencana melepas sebanyak - banyaknya 438.627.450 lembar saham baru dalam rights issue nanti. Aksi yang dipilih ini, merupakan salah satu cara perusahaan untuk memenuhi ketentuan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) terkait pemenuhan modal inti minuman pada akhir tahun 2020 yang harus mencapai minimal Rp1 triliun.
"Dana hasil hasil PMHMETD akan dipergunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan sebagai tambahan modal kerja dalam rangka pemberian kredit kepada nasabah," jelas Manajemen BBSI.
Sebagai informasi saja, bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD tersebut nantinya akan terdilusi sebanyak-banyaknya 14,29%.