FAC News
DIVA Andalkan Anak Usaha Barunya Untuk Memperkuat Lini Bisnis Digital
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk, yang bergerak di bidang jasa teknologi informasi dan komunikasi, memiliki anak usaha baru di awal tahun ini.
Anak usaha bernama PT Wicaksana Anugrah Solusindo (WAS) itu, kebagian tugas untuk memperkuat ekosistem bisnis digital dan mempertajam penetrasi pasarnya.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (29/1), emiten berkode saham DIVA ini mengumumkan telah memiliki saham sebesar 30% atau Rp 37,5 juta di WAS.
Sekretaris Perusahaan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk Sirly W Nasir menolak menjelaskan lebih jauh terkait WAS, termasuk mitra pembentukan anak usaha itu.
"Kami belum bisa disclose ke publik perihal rencana bisnis WAS. Tapi dapat dipastikan pendiriannya untuk memperkuat ekosistem digital dan penetrasi pasar," ujar dia kepada KONTAN, Kamis (30/1).
Awal Januari lalu, Direktur DIVA Stanley Tjiandra menyatakan, akan memperdalam penetrasi pasar melalui UMKM. Langkah ini dinilai menjadi salah satu katalis positif, mengingat pemerintah juga memiliki target mendigitalisasi 8 juta UMKM.
Selanjutnya, rencana bisnis lain DIVA adalah menyediakan layanan unified payment kepada para mitra di sektor ritel untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan dari segi operasional.
Layanan berkonsep platform unified payment itu dapat menerima segala jenis pembayaran, mulai dari kartu debit, kartu kredit, contactless card, hingga uang elektronik (e-money). DIVA juga menyiapkan infrastruktur, mencakup rantai pasok, logistik dan pembiayaan.
Hingga 30 September tahun lalu, DIVA mencatatkan laba bersih Rp 85,69 miliar, tumbuh 93% dibanding tahun sebelumnya Rp 6,17 miliar. Pencapaian itu sejalan pertumbuhan pendapatan sebesar 75% menjadi Rp 2,7 triliun.
Pendapatan paling besar berasal dari penjualan produk dan jasa digital senilai Rp 2,57 triliun. Disusul oleh penjualan segmen perjalanan dan pariwisata senilai Rp 143,92 miliar, serta jasa teknologi keuangan Rp 5,2 miliar.