FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Cari Sumber Gas Baru, Super Energy (SURE) Alokasikan Capex Rp 100 M

Administrator - 30/12/2019 09:24

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Super Energy Tbk (SURE), menyiapkan dana belanja modal atawa capital expenditure (capex) senilai Rp 100 miliar.

Emiten yang bergerak di sektor pengolahan dan distribusi gas ini akan menggunakan dana capex untuk mendukung rencana bisnis di tahun 2020.

Tahun depan, SURE berupaya mencari peluang pengembangan bisnis, terutama sumber gas baru.

"Dana capex sekitar Rp 100 miliar berasal dari arus kas internal dan pinjaman bank atau lembaga keuangan non-bank," ungkap Direktur Utama SURE Agustus Sani Nugroho kepada KONTAN, pekan lalu.

Namun, dia belum bisa membeberkan rencana pengembangan bisnis di 2020, termasuk perkembangan pencarian sumber gas.

Satu hal yang pasti, Super Energy masih berupaya mencari sumber gas baru dari pihak-pihak yang dapat memberikan tambahan atau memperbesar suplai gas.

Adapun wilayah sumber gas yang menjadi incaran SURE antara lain di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Ketiga provinsi ini padat kawasan industri yang membutuhkan pasokan gas.

Agus menyebutkan, pencarian sumber gas cukup penting bagi SURE untuk meningkatkan kapasitas produksi feed gas atau gas umpan di masa mendatang.

Soal target produksi 2020, manajemen SURE belum merilis angkanya.

Sedangkan di tahun ini, SURE menargetkan produksi feed gas sebanyak 10 mmscfd.Hingga kuartal III-2019, Super Energy telah merealisasikan produksi sebanyak 9 mmscfd.

Saat ini, SURE memiliki fasilitas pengolahan gas yang dijalankan anak usahanya, PT Gasuma Federal Indonesia.

Di lokasi milik perusahaan ini terdapat tiga gas compressor berkapasitas 20 mmscfd. Pasokannya berasal dari Lapangan Mudi dan Sukowati.

Fasilitas ini bisa mengolah gas suar menjadi kondensat, liquefied petroleum gas (LPG), dan lean gas.

Lewat anak usaha PT Bahtera Abadi Gas, SURE juga mengoperasikan fasilitas distribusi gas terkompresi atau compressed natural gas (CNG) berkapasitas 5 mmscfd di Tuban, Jawa Timur.

Agus berharap, percepatan pencarian sumber pasokan gas baru membuat pendapatan SURE tumbuh 17% di 2020.

Target itu turun tipis dari proyeksi pertumbuhan SURE tahun ini, yakni 18,48%.

Menurut Agus, target pendapatan tahun ini kemungkinan meleset akibat penurunan harga rata-rata penjualan LPG dan kondensat.

Tahun lalu, SURE meraih total pendapatan Rp 295,85 miliar. Hingga kuartal III-2019, pendapatan SURE senilai Rp 212,19 miliar.

Filter