FAC News
BRI BAKAL KAJI SECARA CERMAT WACANA "BUYBACK" SAHAM
IQPlus, (12/6) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI akan mengkaji secara cermat mengenai wacana buyback saham, menyusul pertemuan antara Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dengan para pimpinan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) pada Selasa (9/6).
"Terkait wacana buyback, setiap aksi korporasi tentu akan dikaji secara cermat dan dilaksanakan sesuai ketentuan regulator yang berlaku," kata Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.
Bagi BRI, penguatan kepercayaan pasar terutama dibangun melalui kinerja yang konsisten. Perseroan terus fokus menjaga kualitas aset, memperkuat permodalan dan likuiditas, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.
"Saat ini fokus utama kami tetap pada penguatan fundamental perusahaan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Hery.
Hery menilai, perhatian berbagai pemangku kepentingan tersebut mencerminkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang perusahaan-perusahaan BUMN, khususnya sektor perbankan yang tetap menunjukkan kinerja dan fundamental yang solid.
Menurutnya, stabilitas pasar yang terjaga merupakan faktor penting dalam mendukung iklim investasi yang sehat.
"Kepercayaan investor terhadap saham-saham perbankan nasional ditopang oleh kinerja industri yang tetap resilien di tengah dinamika ekonomi global. Industri perbankan masih mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif, kualitas aset yang terjaga, serta kondisi likuiditas dan permodalan yang kuat," ujar Hery.
Hery, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), menambahkan bahwa fundamental industri perbankan nasional hingga saat ini tetap kuat.