FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

BNI SIAPKAN DANA UNTUK BUYBACK SAHAM HINGGA RP1,5 TRILIUN

Administrator - 30/01/2026 09:42

IQPlus, (30/1) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) resmi mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai fantastis mencapai Rp1,5 triliun. Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kondisi pasar saham perbankan yang mengalami tekanan sepanjang tahun 2025 akibat ketidakpastian geopolitik global.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Kamis (29/1), manajemen BNI menyatakan bahwa dana untuk buyback tersebut akan bersumber dari arus kas bebas (free cash flow) yang diambil dari saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya. Perusahaan menegaskan bahwa aksi ini tidak akan mengganggu stabilitas keuangan maupun pemenuhan kewajiban jatuh tempo bank.

Dorong Kepercayaan Investor Pihak manajemen menilai harga saham BNI saat ini belum mencerminkan fundamental perusahaan yang sesungguhnya. Meski kinerja fundamental tetap resilient dengan permodalan kuat dan kualitas aset terjaga, sentimen global seperti potensi perang tarif dan fluktuasi nilai tukar Rupiah masih membayangi IHSG.

"Buyback dimaksudkan untuk mengurangi tekanan jual di pasar saat indeks berfluktuasi, sekaligus memberi indikasi kepada investor bahwa perusahaan optimis terhadap kinerja masa depan," tulis pengumuman tersebut.

Jadwal dan Mekanisme Rencana buyback ini akan terlebih dahulu dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 9 Maret 2026. Jika disetujui, periode pelaksanaan buyback akan berlangsung selama 12 bulan hingga Maret 2027.

Filter