FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Barito Siapkan Capex US$ 536 Juta

Administrator - 27/12/2019 08:32

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun ini menjadi masa yang kurang bersahabat bagi PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Hal itu tercermin dari kinerja keuangan grup bisnis milik pengusaha Prajogo Pangestu tersebut.

Pemasukan dari segmen bisnis petrokimia sepanjang sembilan bulan tahun ini turun 29,3% secara tahunan menjadi US$ 1,39 miliar.

Hal serupa juga terjadi di segmen energi, di mana BRPT mencatatkan penurunan pendapatan 3,3% menjadi US$ 378 juta.

Alhasil, pendapatan konsolidasi BRPT menurun. Penurunan tersebut turut mempengaruhi perolehan laba bersih perusahaan.

Begitu pula di segmen bisnis energi yang dijalankan Star Energy. Perusahaan ini sempat menggelar TAM di dua lini produksi panas bumi ini, yakni Darajat dan Wayang Windu Unit 1.

Imbasnya, aliran uap untuk membangkitkan tenaga listrik di kedua lokasi itu menjadi lebih rendah.

Meski begitu, penurunan di segmen energi tidak sedalam penurunan di segmen petrokimia.

Sehingga, hal ini mampu menopang margin EBITDA BRPT sebesar 25%.

Pada akhirnya, BRPT masih tetap bisa mencetak laba. Ini karena beban keuangan perusahaan ini turut mengalami penurunan.

Toh, penurunan kinerja tahun ini bukan halangan bagi Grup Barito untuk menggelar ekspansi.

Perusahaan ini akan menggelontorkan belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun depan senilai US$ 536 juta.

Alokasi belanja modal tersebut turun 4% dibanding dengan anggaran tahun ini.

Dari total capex tersebut, sebanyak US$ 430 juta akan digunakan untuk penyelesaian pabrik Chandra Asri Perkasa (CAP) II.

Sebesar US$ 88 juta akan dialokasikan untuk Star Energy. Sisanya akan untuk keperluan lain.

Star Energy bakal menggunakan capex tersebut untuk pengeboran sumur panas bumi demi mempertahankan produksi uap panas. Pembersihan sumur juga bakal dilakukan untuk tujuan serupa. "Kami belum berencana menambah kapasitas produksi," imbuh Allan.

Dia menambahkan, sebagian besar capex berasal dari internal. TPIA dan Star Energy memiliki kas yang cukup.

Filter