FAC News
BANK VICTORIA TAWARKAN HARGA RIGHT ISSUE DIKISARAN Rp140-170 PER SAHAM
IQPlus, (13/6) - PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC) berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dengan menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau biasa disebut dengan rights issue.
Dalam aksi korporasi kali ini, Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 7.042.253.521 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 per saham atau sebesar 40,17% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD VI, dengan Harga Pelaksanaan Rp140 sampai dengan Rp170 per saham, sehingga jumlah kisaran dana yang akan diterima Perseroan dalam PMHMETD VI ini adalah sebesar Rp985.915.492.940 sampai dengan Rp1.197.183.098.570.
Untuk rasio dalam rights issue ini, disebutkan bahwa setiap pemegang 137 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada penutupan perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia tanggal 3 Agustus 2022 berhak atas 92 HMETD, dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 Saham Baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.
Dapat dicatat, HMETD ini diperdagangkan di PT Bursa Efek Indonesia dan dilaksanakan selama 5 hari kerja mulai tanggal 5 Agustus 2022 sampai dengan tanggal 11 Agustus 2022.
Berdasarkan surat pernyataan tanggal 8 Juni 2022, PT Victoria Investama Tbk selaku Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perseroan dengan kepemilikan 39,37% telah menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya sebanyak 2.772.592.988 saham dengan Harga Pelaksanaan Rp140 sampai dengan Rp170 per saham dengan jumlah kisaran dana yang akan dibayarkan sebesar Rp388.163.018.320 sampai dengan Rp471.340.807.960. Sehubungan dengan hal tersebut PT Victoria Investama Tbk telah melakukan penyetoran pada rekening khusus Perseroan pada tanggal 10 Desember 2021.
Untuk diketahui, Para Pemegang Saham yang tidak mengambil bagian atas HMETD yang menjadi haknya akan terkena dilusi kepemilikan sebesar maksimum 40,17%.
Rencana PMHMETD VI akan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan sekitar 40,17 % dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan PMHMETD VI dengan demikian akan memperkuat struktur permodalan dalam rangka pemenuhan modal inti minimum dan modal kerja pengembangan usaha Perseroan melalui kredit termasuk pemberian kredit dengan layanan digital.