FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

BANK RAYA (AGRO) RAMPUNGKAN PROGRAM BUYBACK SAHAM SENILAI RP20 MILIAR

Administrator - 16/07/2026 09:32

IQPlus, (16/7) - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) melaporkan hasil pelaksanaan pembukuan atas program pembelian kembali saham (buyback) tahun 2025. Berdasarkan surat resmi bertanggal 15 Juli 2026, aksi korporasi tersebut dinyatakan telah berakhir pada 25 Juni 2026. Jangka waktu pelaksanaan ini berjalan tepat satu tahun dan telah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK Nomor 29/2023.

Direksi Bank Raya menjelaskan bahwa program korporasi ini didasarkan pada persetujuan regulator serta keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada tanggal 25 Juni 2025 lalu.

Melalui keputusan rapat tersebut, perseroan awalnya mengalokasikan total anggaran maksimal sebesar Rp20.000.000.000,- (dua puluh miliar rupiah). Dana tersebut disiapkan untuk memenuhi keseluruhan proses pembelian kembali, termasuk biaya pelaksanaan dan komponen pajak. Hingga periode penutupan pada bulan Juni 2026, realisasi pemanfaatan dana untuk pembelian saham tercatat sebesar Rp2.055.462.687,- untuk menyerap 10.818.300 lembar saham.

Di sisi lain, Bank Raya juga mengeluarkan biaya pelaksanaan aksi korporasi sebesar Rp660.496.223,-. Dengan total pengeluaran tersebut, sisa anggaran program buyback yang tidak terpakai dan kembali ke kas perseroan adalah sebesar Rp17.284.095.422,-.

Secara akumulatif, harga rata-rata pembelian saham Bank Raya selama periode program ini bertengger di angka Rp190 per lembar saham. Jumlah saham yang berhasil dibeli tersebut setara dengan 10,30% dari seluruh jumlah nominal saham yang ditargetkan dalam RUPS.

Seluruh proses serapan pasar ini dilakukan secara bertahap dalam delapan hari transaksi terpisah yang dimulai sejak akhir tahun lalu. Rincian transaksi dimulai pada 19 Desember 2025 (431.000 lembar di harga Rp231), 23 Desember 2025 (1.077.500 lembar di harga Rp230), dan 30 Desember 2025 (2.136.700 lembar di harga Rp233).

Transaksi kemudian berlanjut pada tahun berikutnya, yakni 17 Maret 2026 (1.912.400 lembar di harga Rp180), 26 Maret 2026 (1.216.200 lembar di harga Rp181), 25 Mei 2026 (1.176.400 lembar di harga Rp168), 29 Mei 2026 (1.818.100 lembar di harga Rp165), dan ditutup pada 5 Juni 2026 (1.050.000 lembar dengan harga Rp142).

Filter