FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

Antam Catat Kinerja Segmen Nikel Positif Pada Periode Sembilan Bulan Pertama 2020

Administrator - 23/10/2020 13:53

IQPlus, (23/10) - PT. Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengumumkan bahwa perseroan mencatatkan pertumbuhan positif kinerja segmen nikel selama periode triwulan ketiga tahun 2020 (Juli-September 2020, 3Q20) seiring dengan membaiknya kodisi ekonomi global serta tumbuhnya tingkat permintaan nikel.

Untuk komoditas feronikel, sepanjang 3Q20 ANTAM mencatatkan produksi feronikel unaudited sebesar 6.371 ton nikel dalam feronikel (TNi), tumbuh sebesar 6% dibandingkan capaian produksi pada periode triwulan ke-3 2019 (Juli-September 2019) yang sebesar 6.035 TNi. Untuk kinerja penjualan unaudited feronikel pada 3Q20 tercatat mencapai 6.462 TNi. Akumulasi capaian kinerja produksi dan penjualan audited feronikel ANTAM sepanjang periode sembilan bulan pertama tahun 2020 (Januari-September 2020, 9M20) tercatat sebesar masing-masing 19.133 TNi dan 19.507 TNi.

Untuk komoditas bijih nikel, tercatat bijih nikel unaudited yang digunakan sebagai bahan baku bijih feronikel ANTAM dan penjualan kepada pelanggan pada 3Q20 mencapai 1,49 juta ribu wet metric ton (wmt), tumbuh 100% dibandingkan capaain produksi triwulan ke-2 tahun 2020 (April-Juni 2020, 2Q20) sebesar 745 ribu wmt.

Capaian penjualan unaudited bijih nikel pada 3Q20 tercatat sebesar 1,04 juta wmt tumbuh signifikan jika dibandingkan dengan tingkat pada 2Q20 sebesar 168 wmt. Selama periode 9M20, produksi unaudited bijih nikel ANTAM sebesar 2,86 juta wmt dengan tingkat penjualan unaudited sebesar 1,21 juta wmt. ANTAM fokus pada pengembangan pasar domestik bijih nikel sejalan dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri.

Sejalan dengan ditetapkannya harga patokan mineral di dalam negeri oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memberikan tingkat harga jual mineral dalam negeri yang lebih kompetitif dan hal tersebut memberikan peluang bagi ANTAM untuk meningkatkan jangkauan pemasaran bijih nikel dalam negeri.

Dalam menghadapi tantangan volatilitas harga komoditas global, ANTAM berfokus pada upaya penurunkan biaya tunai produksi serta implementasi kebijakan strategis terkait inisiatif efisiensi biaya yang tepat dan optimal. Melalui langkah ini, biaya feronikel audited ANTAM sepanjang periode 9M20 tercapai USD3,34 per pon nikel , capaian tersebut menguluhkan posisi ANTAM sebagai bagian dari kelompok produsen feronikel berbiaya rendah.

Dengan pengalaman lebih dari 52 tahun mendukung pengembangan hilirisasi mineral di Indonesia, khususnya pada komoditas nikel, emas dan bauksit melalui operasi penambangan terintegrasi. ANTAM memiliki profil aset nikel yang solid. Hingga tahun 2019 posisi cadangan bijih nikel sebesar 353,74 juta wmt dengan sumber daya bijih nikel sebesar 1,36 miliar wmt. Potensi cadangan dan sumber daya bijih nikel merupakan salah satu kekuatan dalam pengembangan skala bisnis perusahaan melalui hilirisasi mineral nikel guna menciptakan nilai tambah produk nikel ANTAM serta meningkatkan kontribusi positif bagi negara dan masyarakat.

Filter