FAC News
Lippo Karawaci Jual Surat Utang Rp 1,2 T, Diborong Rp 2,5 T
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten induk bisnis perumahan Grup Lippo, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyelesaikan penawaran obligasi tambahan senilai US$ 95 juta (sekitar Rp 1,29 triliun, asumsi kurs Rp 13.600/US$) atas obligasi awal bertenor 5 tahun senilai US$ 325 juta (Rp 4,42 triliun).Manajemen Lippo menegaskan obligasi tersebut terdapat permintaan yang tinggi sehingga oversubscribed hampir 2x lipat menjadi US$ 183 juta (Rp 2,49 triliun). Penawaran itu dilakukan pada 10 Februari 2020 dengan bunga 7,80% atau 32,5 bps (basis poin) lebih rendah dibanding obligasi yang diterbitkan pada Januari silam (pada harga US$ 101,29).
Obligasi tambahan ini diterbitkan Theta Capital Pte Ltd, anak usaha LPKR yang berbasis di Singapura. Obligasi tambahan ini akan dipakai untuk membeli kembali sisa obligási senior dengan jumlah pokok sebesar US$ 410 juta dengan tingkat bunga 7% yang akan jatuh tempo pada 2022 yang sebelumnya diterbitkan Theta.Obligasi ini akan dicatatkan di Singapore Exchange Securities Trading. Dengan rencana melunasi sisa obligasi yang jatuh tempo pada 2022, maka Lippo Karawaci akan memiliki utang terbatas yang akan jatuh tempo selama 5 tahun ke depan hingga 2025.