Indofood Dirikan 3 AnakUsaha Baru Di Bidang Pelayaran

FAC News

3 BUMN Keroyokan Bangun PLTS Rp 2,59 T di Afrika

Administrator - 21/09/2020 13:53

Jakarta, CNBC Indonesia - Konsorsium perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperoleh proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 200 Mega Watt peak (MWp) di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, Afrika.

Nilai kontrak untuk proyek tersebut mencapai US$ 175 juta atau setara dengan Rp 2,59 triliun.

Tiga BUMN tersebut antara lain PT Len Industri (Persero), PT Barata Indonesia (Persero), serta serta PT INKA (Persero). Kontrak kerja ini ditandatangani dengan perusahaan Amerika Serikat yang aktif melakukan pengembangan infrastruktur di kontinen Afrika.

Direktur Operasi I Len Industri Linus Andor M. Sijabat mengatakan perusahaan akan bertindak mulai dari rekayasa, pengadaan, dan konstruksi atau EPC (Engineering, Procurement, Construction) PLTS tersebut. Menggandeng perusahaan dalam negeri untuk mengembangkan bisnis ke pasar internasional.

"[...] Di sana kita akan men-deliver panel surya, PV mounting, inverter & combiner, design & engineering, electrical component, interkoneksi, pekerjaan sipil, instalasi dan konstruksi, hingga pengujian dan pengawasan," kata Linus dalam siaran persnya, dikutip Senin (21/9/2020).

 

 


PLTS ini akan dibangun di lahan seluas 300 hektar dan merupakan tahap pertama dari rencana pembangunan PLTS 1.000 MWp di area tersebut.

PLTS akan dibangun di atas tanah (ground-mounted) dan terhubung/terkoneksi dengan jaringan (on-grid), artinya bersama pembangkit lainnya ikut menyuplai beban di jaringan listrik yang sama.

Listrik yang dihasilkan dari PLTS ini nantinya akan digunakan untuk mengaliri listrik ke Kinshasa, Kongo yang belum teraliri listrik.

 


Tidak hanya pembangunan PLTS, TSG juga menggandeng Len Industri menjajaki peluang kerja sama proyek transportasi di Kongo, serta proyek infrastruktur dan bendungan bersama BUMN lain seperti Wika dan Inka.

Adapun saat ini Len Industri juga ditunjuk sebagai ketua Tim Kerja Percepatan Pengembangan dan Pemanfaatan Energi Surya di lingkungan BUMN yang dibentuk oleh Kementerian BUMN sejak Juli 2020 lalu.

Filter