IQPlus, (20/10) - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mengumumkan rencana pembayaran pelunasan pokok untuk instrumen efek korporasi yang akan jatuh tempo pada November 2026. Langkah ini dilakukan perseroan sebagai bentuk pemenuhan kewajiban keuangan serta komitmen keterbukaan informasi kepada para pemegang efek dan masyarakat investor.
Berdasarkan laporan resmi yang diterbitkan pada Senin (19/10/2026), total dana pelunasan pokok yang disiapkan perseroan mencapai Rp433.965.000.000 (Rp433,96 miliar). Pembayaran dana pokok tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan serentak pada tanggal 09 November 2026 mendatang.
Alokasi dana tersebut pertama-tama akan digunakan untuk pelunasan pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap II Tahun 2023 Seri B dengan nilai nominal sebesar Rp48,73 miliar. Selain nilai pokok, instrumen berbasis syariah ini juga mencatatkan besaran bagi hasil atau ijarah senilai Rp791,86 juta.
Selanjutnya, porsi terbesar pembayaran ditujukan untuk Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023 Seri B dengan nilai nominal pokok sebesar Rp385,23 miliar. Untuk instrumen obligasi konvensional tersebut, nilai tingkat bunga yang tercatat yaitu senilai Rp6,26 miliar.


