» Detail News

Jumat, 08 Februari 2019 - 10:17:57 WIB

Posting by : DEA
Category    : Corporate News - Reads : 524



Pengembang Properti Milik Michael Riady Siap IPO


Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bliss Properti Indonesia atau kini dikenal dengan nama Blacksteel Construction bakal melepaskan saham kepada publik melalui mekanisme penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan yang dimiliki juga oleh Michael Riady, generasi ketiga konglomerasi bisnis Grup Lippo, ini akan melepaskan sebesar 20%-30% dari total modal yang ditempatkan dan disetor perseroan. 

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, IGD N Yetna Setia, perusahaan telah menyelesaikan proses mini expose di bursa. "Iya, pagi ini [Kamis pagi] kita mini expose," kata Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (7/2). 

Paparan publik mini ini dilakukan calon emiten sebagai awalan sebelum perusahaan masuk bursa menjadi perusahaan publik. Meski demikian, Yetna menolak memberikan keterangan lebih lanjut terkait dengan rencana aksi korporasi tersebut. 

Bliss merupakan pengembang pusat perbelanjaan yang fokus pada pengembangan wilayah di timur Indonesia dan beberapa wilayah di Pulau Jawa. Beberapa portofolio propertinya antara lain Ambon City Center, Bliss Village, Lombok City Center, Ponorogo City Center, Tanjungpinang City Center dan The Plaza Sorong.

Dalam situs resminya, perusahaan ini dibangun oleh Isaac Bliss Tanihaha pada 2011. Isaac, menurut Jakarta Globe (media grup Lippo), adalah adik ipar dari Michael Riady. Isaac mendirikan Bliss Properti Indonesia yang kemudian dikenal dengan nama Blacksteel Malls dan menjadi bagian dari The Blacksteel Group.

Isaac yang menjabat Managing Director Blacksteel Construction juga membangun Bliss Holding Group Inc, perusahaan konstuksi real estat yang berbasis di Southern California, AS. (tas)

Sumber : www.CNBC Indo

  Tag :

ipo




    Berita Terkait :

  • Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar
  • Nusantara Properti Raup Dana Rp 200 Miliar - Patok Harga IPO Rp 103 Per Saham
  • Listing 18 Januari, Nusantara Bidik Dana IPO Rp 206 M
  • Nusantara Properti (NATO) tetapkan harga IPO sebesar Rp 103 di kisaran bawah
  • Capri Nusa Satu Lepas 20% Saham IPO