» Detail News

Kamis, 11 Oktober 2018 - 11:07:28 WIB

Posting by : DEA
Category    : Market News - Reads : 18



Superkrane Incar Kontrak US$100 Juta Hingga 2021.


PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) menargetkan dapat mengantongi kontrak sebesar US$ 100 juta hingga 2021. Kontrak tersebut bakal berasal dari beragam sektor seperti migas, infrastruktur, dan pertambangan. 


"Saat ini, kami sudah mengantongi kontrak US$ 40 juta dari dua perusahaan migas dan pertambangan. Jumlah ini ditargetkan terus bertambah hingga tiga tahun ke depan dan menjadi motor pertumbuhan pendapatan," ujar Direktur Utama Superkrane Yafin Tandiono Tan, di Jakarta, Kamis.

Dia menegaskan, tahun ini, pendapatan Superkrane ditargetkan mencapai Rp 600 miliar, naik 25% dari 2017 sebesar Rp 480 miliar. Tahun depan, dia menegaskan, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 20% menjadi Rp 720 miliar dari estimasi 2018.

"Hal ini didorong masih kuatnya permintaan sewa crane dari sektor migas, infrastruktur, hingga pertambangan,"jelasnya. 

Lebih lanjut Yafin menambahkan, bahwa perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp 600 miliar pada 2017 dan 2018. "Seluruh dana capex dialokasikan untuk membeli crane dan alat berat lainnya,"imbuhnya. 
Sumber : www.IQPlus

  Tag :




    Berita Terkait :

  • Bank OCBC NISP Telah Realisasikan Buyback 400.000 Saham Senilai Rp 344 Juta
  • IHSG Membara, Saham Superkrane Tercatat Melesat 50%
  • IPO, Saham Shield On Service Ditawarkan Rp 250-Rp 275/Lembar
  • Gelar Rights Issue, Intikeramik Ekspansi ke Bisnis Hotel
  • Asia Pacific Investama Akan Tambah Modal Dengan HMETD.