FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

BERTEMU MSCI, OJK-SRO SIAP Ungkap DATA KEPEMILIKAN SAHAM

Administrator - 03/02/2026 09:31

IQPlus, (3/2) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama self-regulatory Organization (SRO) siap meningkatkan transparansi pasar modal dengan penyebaran kepemilikan saham hingga di atas 1 persen serta penerapan klasifikasi investor yang lebih granular menjadi 27 sub-tipe investor.

Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pertemuan regulator pasar modal Indonesia dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berlangsung pada Senin (2/2).

"Hari ini yang dilakukan adalah OJK bersama Bursa dan KSEI telah mengajukan proposal solusi yang pada prinsipnya menjawab keseluruhan kekhawatiran dan isu yang terkait dua hal (terkait transparansi dan peningkatan free float)," kata Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Hasan Fawzi di BEI Jakarta, Senin.

Terkait alasan pengungkapan kepemilikan saham hingga di atas 1 persen, Hasan menjelaskan bahwa MSCI pada prinsipnya menginginkan penyebaran yang benar-benar granular atas kepemilikan saham di bawah 5 persen, tanpa menetapkan batas persentase tertentu.

Namun, dengan mempertimbangkan kapasitas yang ada, OJK memilih untuk melakukan pengungkapan hingga tingkat di atas 1 persen sebagaimana yang disanggupi dalam proposal.

“Sehingga kami akan berusaha dalam action plan yang sudah kami paparkan dan akan kami gulirkan mulai besok,” kata Hasan.

Mulai besok, OJK juga akan mengumpulkan seluruh partisipan Perusahaan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang terlibat dalam proses pelengkapan data granular tersebut.

Menurut Hasan, sekitar 125 peserta akan mengikuti sosialisasi awal dan selanjutnya dilakukan proses pengisian data secara bertahap.

Sejalan dengan itu, klasifikasi investor yang sebelumnya hanya terdiri dari sembilan tipe utama akan diisi menjadi 27 sub-tipe investor.

Perincian ini diharapkan dapat menampilkan lebih banyak kepemilikan saham dari setiap investor serta meningkatkan kejelasan dan kredibilitas Beneficial Ownership.

Selain isu transparansi, OJK dan SRO juga telah menyampaikan usulan kenaikan ketentuan free float minimal dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Implementasi kebijakan tersebut akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan seluruh pelaku pasar.

Secara keseluruhan, Hasan mengatakan bahwa diskusi dengan MSCI berlangsung dengan sangat baik dan akan dilanjutkan pada pertemuan tingkat teknis.

Menurutnya, MSCI juga menyatakan kesediaan untuk memberikan panduan terkait metodologi dan perhitungan yang akan digunakan dalam proses evaluasi.

“Kami akan melakukan pembaruan rutin kepada publik terkait dengan kemajuan komitmen kami sebagai bagian dari menghadirkan transparansi,” kata Hasan.

Filter