IQPlus, (11/9) - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatat pendapatan neto Rp926,45 miliar hingga 30 Juni 2026 naik tajam dari Rp45,00 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan ke bursa Jumat menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp804,34 miliar dari Rp28,21 miliar dan laba bruto meraih Rp122,10 miliar naik tajam dari laba bruto Rp16,78 miliar.
Laba usaha mencapai Rp71,36 miliar meningkat dari laba usaha Rp9,89 miliar. Laba sebelum pajak tercatat Rp40,14 miliar naik dari Rp10,08 miliar tahun sebelumnya.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp33,67 miliar naik dari Rp7,65 miliar. Laba per saham dasar naik menjadi Rp3,13 dari Rp1,01 tahun sebelumnya.
Jumlahabilitas naik menjadi Rp2,30 triliun hingga 30 Juni 2026 dari Rp331,15 miliar hingga 31 Desember 2025. Jumlah aset mencapai Rp6,11 triliun hingga 30 Juni 2026 naik dari Rp760,37 miliar hingga 31 Desember 2025.


