EmitenNews.com - Bhineka Abadi Investama mengurangi timbunan saham Pakuan (UANG). Itu dilakukan dengan melepas 12 juta saham emiten asuhan Happy Hapsoro tersebut. Transaksi pengurangan saham itu, telah ditahbiskan pada 15 September 2026.
Aksi divestasi terjadi dengan harga pelaksanaan Rp3.330 per helai. Menyusul skema harga tersebut, perusahaan milik Tri Ramadi, pemilik manfaat akhir UANG, mengemas dana senilai Rp39,96 miliar. Namun, sebagai konsekuensi dari transaksi itu, donasi UANG dalam genggaman Bhineka Investama menciut.
Tepatnya, menjadi 102,77 juta saham setara dengan 8,49 persen. Berkurang sekitar 1 persen dari episode sebelum transaksi dengan tabulasi 114,77 juta helai alias 9,49 persen. Dengan demikian, pemegang saham UANG per 30 September 2026 menjadi sebagai berikut.
Yaitu, Happy Hapsoro 19,4 persen, Sirius Surya Sentosa 40,99 persen, Tirta Orisa Yasa 16,23 persen, Bhineka Abadi Investama 8,49 persen, dan masyarakat 13,93 persen. Jumlah saham free float 180,55 juta lembar setara 14,92 persen. Melonjak dari bulan sebelumnya 13,93 persen.
Jumlah pemegang saham nasabah pemilik SID tercatat 3.409 pihak, menciut sekitar 150 pihak dari bulan sebelumnya 3.559 elemen. Pemilik manfaat akhir Pakuan yaitu Tri Ramadi via Sirius Surya Sentosa 41 persen, dan melalui Bhineka Abadi Investama 9 persen.


