Beranda Berita CBDK CATAT MARKETING SALES Rp448 MILIAR...

CBDK CATAT MARKETING SALES Rp448 MILIAR HINGGA SEPTEMBER 2026

Berita Pasar CBDK Jumat, 6 November 2026 3 menit baca 49 views
CBDK CATAT MARKETING SALES Rp448 MILIAR HINGGA SEPTEMBER 2026

IQPlus, (6/11) - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan real estat di kawasan Tangerang, Banten dengan total luas bank tanah 691 ha. CBDK fokus memenuhi permintaan pasar properti di dalam kawasan terintegrasi dengan menyediakan distrik bisnis pusat yang strategis sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal dan internasional. Dengan visi jangka panjang, CBDK berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan berkualitas, menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik, sehingga terus meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. CBDK memandang pengembangan kawasan PIK2 yang berkelanjutan sebagai bagian penting dari pertumbuhan Perseroan dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

Hingga September 2026, CBDK membukukan marketing sales sebesar Rp448 miliar. Angka ini sekitar 40% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Kinerja ini terutama didukung oleh semakin berkembangnya kawasan PIK2, yang tercermin dari meningkatnya aktivitas di kawasan melalui penyelenggaraan berbagai acara di NICE PIK2, pertumbuhan jumlah tenant, serta pengembangan area komersial. Perkembangan ini turut memperkuat daya tarik PIK2 sebagai kawasan bisnis dan mendorong minat pembeli terhadap kaveling tanah komersial, serta produk komersial dan residensial Perseroan.

Kaveling tanah komersial menjadi kontributor utama dengan pra penjualan mencapai Rp379 miliar atau sekitar 85% dari total marketing sales. Kontribusi tersebut sejalan dengan kepemilikan bank tanah CBDK yang sebagian besar berada di Kawasan CBD PIK2. Ketersediaan kaveling tanah komersial memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan bisnis di kawasan tersebut, seiring dengan prospek pertumbuhan ekonomi domestik dan global. Sementara itu, sekitar 15% dari total marketing sales berasal dari penjualan produk komersial dan residensial yang juga berlokasi di kawasan PIK2. Capaian ini mencerminkan minat pembeli terhadap beragam pilihan produk yang ditawarkan, lingkungan hunian yang terintegrasi, aksesibilitas, serta potensi perkembangan kawasan menjadi nilai tambah dalam mempertimbangkan pilihan hunian.

Segmen produk komersial didukung oleh SOHO The Bund dan Bizpark PIK2, sedangkan segmen residensial didukung oleh Rumah Milenial dan Permata Hijau Residence. Keberagaman produk merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam menghadirkan pilihan properti bagi kebutuhan tempat tinggal maupun kegiatan usaha di kawasan PIK2.

Daya tarik CBD PIK2 turut didukung oleh perkembangan fasilitas dan aktivitas kawasan. Proyek strategis yang dikembangkan oleh pihak ketiga antara lain gedung Bank Mandiri yang telah selesai dibangun dan gedung BNI yang telah mulai beroperasi. Kehadiran Dermaga CBD Beachwalk melengkapi pilihan destinasi gaya hidup dan aktivitas komersial di kawasan. Berbagai perkembangan tersebut secara bertahap memperkaya ekosistem CBD PIK2 serta mendukung terbentuknya ekosistem yang semakin terintegrasi bagi pelaku usaha, pengunjung, dan masyarakat.

Aktivitas kawasan juga didukung oleh operasional Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang menghadirkan beragam kegiatan MICE (Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibitions). Hingga September 2026, NICE telah menyelenggarakan sebanyak 51 acara diantaranya Java Jazz Festival, Hyrox Indonesia 2026, Danantara Expo, dan lainnya. Selain itu, pengembangan fasilitas akomodasi di kawasan PIK2 terus berlanjut melalui pembangunan Hotel Hilton PIK2, hotel bintang lima setinggi 20 lantai dengan 271 kamar yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester kedua 2027. Kehadiran hotel ini diharapkan dapat melengkapi fasilitas pendukung kegiatan MICE dan memperkuat daya tarik kawasan PIK2. Dari sisi konektivitas, beroperasinya secara fungsional sebagian ruas Tol KATARAJA Seksi 1 turut meningkatkan akses menuju kawasan PIK2, termasuk keterhubungannya dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan wilayah Jabodetabek. 

Butuh Bantuan?