IQPlus, (6/8) - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menyampaikan bahwa telah menyelesaikan aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement pada Selasa, 4 Agustus 2026. Melalui aksi penerbitan saham baru ini, emiten perkebunan tersebut berhasil menyerap dana segar hingga Rp4,35 triliun.
Berdasarkan pengumuman keterbukaan informasi pada Kamis (6/8/2026), pelaksanaan PMTHMETD ini mengacu pada persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan perseroan pada 3 Juli 2026 lalu.
Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan menerbitkan sebanyak 14.505.112.734 (empat belas miliar lima ratus lima juta seratus dua belas ribu tujuh ratus tiga puluh empat) lembar saham baru Seri B. Saham baru ini diterbitkan dengan nilai nominal Rp100 per saham dan diserap pada harga pelaksanaan sebesar Rp300 per saham.
Seluruh saham baru Seri B tersebut diserap oleh 11 entitas investor, baik instutisi domestik, asing, maupun individu. Poseidon Corporate Services Limited menjadi penerima porsi terbesar dengan menyerap 9.461.314.663 saham atau setara 65,23% dari total penerbitan saham baru.
Investor terbesar kedua adalah Unbounded Opportunities Fund SPC- Alpha Investments SP yang mengapit 3.005.863.413 saham (20,72%). Sementara itu, induk usaha perseroan, PT Bakrie Capital Indonesia, menyerap 441.222.983 saham (3,04%), disusul Pacific Harbor Advisors Pte. Ltd. sebanyak 398.813.333 saham (2,75%) dan Indo Alam Resources Pte. Ltd. sebanyak 373.582.000 saham (2,58%).
Adapun sisa penerbitan saham diserap oleh PT Biofuel Indo Sumatra sebanyak 309.854.678 saham (2,14%), Alexander Kirk Bradford sebesar 283.016.666 saham (1,95%), Drake Private Investments LLC sebanyak 113.206.666 saham (0,78%), Netland Investments Limited sebesar 56.603.333 saham (0,39%), PT Danatama Makmur Sekuritas sebanyak 33.333.333 saham (0,23%), serta Sundaresan Hariharan sebesar 28.301.666 saham (0,20%).


