» Detail News

Rabu, 10 Juli 2019 - 10:16:26 WIB

Posting by : DEA
Category    : Economic News - Reads : 100



Ini Strategi OJK agar Penyaluran Kredit Bank Tetap Kencang


Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki strategi dalam menjaga pertumbuhan kredit perbankan. Salah satunya, dengan memberikan arahan kepada perbankan untuk melakukan pembiayaan terhadap sektor berorientasi ekspor sesuai fokus Pemerintah seperti, kegiatan-kegiatan ekspor seperti ikan, pertambangan, dan crude palm oil (CPO).

"Sektor yang kita dorong prioritas adalah sektor yang orientasi ekspor atau sektor yang memberikan substitusi impor, karena kita harus meng-create banyak dolar dan juga tidak mengeluarkan dolar untuk impor barang-barang yang bisa kita buat di Indonesia," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, Selasa (10/7/2019).

Selain memberikan arahan untuk pembiayaan di sektor berorientasi ekspor, OJK juga memberi guideline ke sektor yang dapat memperluas lapangan kerja juga sektor yang ramah lingkungan. Lebih detail lagi, kata Wimboh, ialah sektor pariwisata.

"Kita punya 10 destinasi pariwisata. Dari 10 destinasi pariwisata ini kita memberikan berbagai insentif yang dilakukan oleh pemerintah, perijinan yang dipercepat, dan juga bahkan kalau pembebasan tanah dalam rangka proyek-proyek tersebut boleh dibiayai dengan kredit asal satu tahun kemudian sudah dibangun," paparnya.

Kondisi penyaluran kredit perbankan di akhir tahun 2018, menurut Wimboh, sudah semakin membaik mencapai hampir 12%. Pertumbuhan tersebut jauh lebih tinggi dari pertumbuhan kredit di tahun 2017 sebesar 8%. Di tahun ini, penyaluran kredit ditargetkan sebesar 12% plus minus 1.

Wimboh menambahkan penentuan sektor-sektor prioritas tersebut juga mempertimbangkan untuk tidak menimbulkan dampak inflasi. Penyaluran kredit didorong untuk kredit yang bersifat produktif, seperti, kredit investasi dan modal kerja.

Beberapa tahun ke belakang kredit infrastruktur memang mendominasi, kata Wimboh. Infrastruktur itu menciptakan efek ganda sehingga menciptakan produktivitas. Tidak heran bila banyak negara maju tetap membangun jalan tol atau jalur rel di mana-mana.

"Terus membangun karena ini yang bisa meng-create pendapatan domestik dan juga bisa meng-create produktivitas dan persaingan untuk barang-barang ekspor." tuturnya.

Sumber : www.CNBC Indo

  Tag :

ojk




    Berita Terkait :

  • OJK Temukan Pelanggaran dalam Laporan Keuangan Garuda Indonesia
  • OJK Bakal Cegah Tekfin Cari Untung dari Pendanaan Investor Semata
  • Aksi Demo 22 Mei Kian Ricuh, OJK Rilis Maklumat
  • OJK: Revisi UU Pasar Modal Masih dalam Proses Brainstorming
  • OJK Tetapkan Jasnita Sebagai Efek Syariah