» Detail News

Kamis, 14 Maret 2019 - 15:49:35 WIB

Posting by : Deny
Category    : Market News - Reads : 26



Ramai Ambil Untung, Saham Indofood Dkk Diobral Investor


Harga saham barang konsumsi pada perdagangan hari ini, Kamis (14/3/2019), mengalami tekanan. Ini membuat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak bisa bergerak menguat lebih tinggi.

Saham PT Ace Hardware Tbk (ACES) tercatat turun paling dalam dari sektor ini yakni sebesar 1,93% ke level Rp 1.775/saham. Lalu saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) terkoreksi 1,39% ke level Rp 7.075/saham. 

Demikian pula dengan saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun 1,3% ke level Rp 3.790/saham, saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) terkoreksi 0,76% ke level Rp 2.620/saham.

Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) juga turun 0,52% ke level Rp 91.075/saham dan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) anjlok 0,5% ke level Rp 2.390/saham.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan secara sektoral, indeks sektor barang konsumsi terkoreksi 0,71%. Tertinggi di antara 10 indeks sektoral lainnya. 

Aksi ambil untung atas saham-saham barang konsumsi membuat penguatan IHSG menjadi sangat terbatas.

Hingga akhir sesi 1, indeks sektor barang konsumsi melemah 0,78%, menjadikannya sebagai sektor dengan kontribusi negatif terbesar bagi IHSG.

Maklum aksi ambil untung dilakukan oleh investor. Pasalnya, indeks sektor barang konsumsi telah melejit 1,46% dalam 2 hari perdagangan terakhir. Pesatnya penjualan barang-barang ritel di dalam negeri memantik aksi beli atas saham-saham barang konsumsi dalam 2 hari perdagangan terakhir.

Pada Senin pekan ini (11/3/2019), selepas perdagangan saham ditutup, Bank Indonesia merilis Survei Penjualan Eceran periode Januari 2019.

Hasilnya menunjukkan bahwa penjualan barang-barang ritel tumbuh sebesar 9,4% YoY pada bulan Januari, jauh di atas capaian periode yang sama tahun lalu yakni pertumbuhan sebesar 3,7% YoY saja.

Lebih lanjut, angka sementara untuk pertumbuhan penjualan barang-barang ritel periode Februari 2019 berada di level 15,8% YoY, juga mengalahkan capaian periode yang sama tahun lalu yang sebesar 9,5% YoY.

Kini, seiring dengan keuntungan yang sudah cukup tinggi, aksi ambil untung pun dilakukan oleh investor.



Sumber : www.CNBC

  Tag :




    Berita Terkait :

  • Phapros (PEHA) Bagikan Dividen Rp110,26 Per saham
  • Dipompa Rating Moody's, Saham Lippo Karawaci Melesat
  • Jualan Roti Tawar Tembus Rp 2,09 T, Laba Sari Roti Naik 18%
  • Laba Melonjak, Saham ANTM MengKilap
  • Saham ASII & TPIA Topang JII Menguat 0,52% Pada Awal Sesi II