» Detail News

Senin, 11 Februari 2019 - 16:41:28 WIB

Posting by : Deny
Category    : Market News - Reads : 62



GGRM Lebih Murah Dibanding HMSP, UNVR dan ICBP


 Kinerja sektor konsumer sedang tertinggal jika dibandingkan dengan sektor utama lainnya yang mendukung Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kondisi perekonomian dunia yang melambat karena perang dagang dan perlambatan ekonomi China mempengaruhi bisnis serta daya beli rumah tangga.

Data Bursa Efek indonesia (BEI) menunjukkan bahwa kinerja sektor konsumer hanya tumbuh 2,67% hingga tahun berjalan. Angka tersebut di bawah kinerja IHSG yang tumbuh 5,28% serta LQ45 yang juga tumbuh 4,6%.

Mengacu pada saham-saham big cap sektor konsumer, hanya ada empat saham yang nilai kapitalisasi pasarnya di atas Rp 100 triliun yang pengaruhnya cukup besar bagi IHSG. 

Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menjadi saham yang paling relatif lebih murah jika dibandingkan dengan rata-rata sektornya serta saham sektor konsumer lainnya. Berikut keterangan lengkapnya:


Valuasi Saham Sektor Konsumer Market Cap di Atas Rp 100 Triliun
No Kode Saham Kapitalisasi (Triliun Rp) Kapitalisasi Pasar (%) P/E Rasio
- Sektor 1.494 20,4% 28,46
1 HMSP 436 5,9 33,49
2 UNVR 380 5,1 41,73
3 GGRM 155 2,1 19,22
4 ICBP 123 1,6 29,16Sumber: Refinitiv (diolah)

Situasi kondisi perekonomian global memang sedang kurang mendukung. China mengumumkan pertumbuhan ekonomi tahun 2018 hanya sebesar 6,4%, ini merupakan pertumbuhan paling lambat sejak 1990.

Maklum saja, tiongkok merupakan tujuan utama ekspor Indonesia, jika kepala naga mulai masuk ke dalam air maka ekornya juga akan terseret turun. 





 

Sumber : www.BISNIS

  Tag :




    Berita Terkait :

  • IHSG Ditutup Melemah 0,41% ke Level 6.495
  • Penutupan Pasar: Rupiah Melemah ke Rp 14.035/US$
  • Semen Indonesia (SMGR) Tender Offer Saham SMCB Rp2.097 per Saham
  • Jelang Tutup Dagang, IHSG Turun 0,31%
  • BTN Catat Perolehan Laba Hingga Rp 3,2 Triliun Sepanjang 2018