» Detail News

Jumat, 08 Februari 2019 - 09:50:24 WIB

Posting by : DEA
Category    : Economic News - Reads : 182



Trump Beri Harapan Palsu, Harga Minyak Lemas


Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak mentah dunia pada pagi hari ini, Jumat (8/2) kembali merah merona.

Hingga pukul 08:30 WIB, harga minyak jenis Brent kontrak April masih terus terkoreksi sebesar 0,21% ke posisi US$ 61,47/barel, setelah amblas 1,69% kemarin (7/2).

Sementara harga minyak jenis lightsweet (WTI) juga melemah sebesar 0,34% ke level US$ 51,42/barel, setelah ditutup melemah 2,54% pada perdagangan kemarin.

Selama sepekan harga minyak tercatat melemah sekitar 3,5% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun, harga si emas hitam masih tercatat naik sekitar 15%.

Kembali tak jelasnya nasib damai dagang Amerika Serikat-China kuat diduga menjadi sebab amblasnya harga minyak sejak kemarin.

Pasalnya, Presiden Donald Trump mengatakan ia tidak akan bertemu Presiden China Xi Jinping sebelum tenggat waktu gencatan senjata perang dagang berakhir pada 1 Maret mendatang.

Padahal dalam pertemuan dengan delegasi China pekan lalu, dirinya mengatakan bahwa akan bertemu Xi untuk mengukuhkan kesepakatan dalam waktu dekat.

Sontak pernyataan Trump kemarin membuat pasar kembali dihantui perlambatan ekonomi yang semakin parah.

Namun setidaknya, pengurangan produksi minyak yang dicanangkan oleh Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) bersama sekutunya dapat sedikit meredam sentimen negatif yang ada.


Sumber : www.CNBC Indo

  Tag :

ekonomi,opec




    Berita Terkait :

  • Produksi Batu Bara RI 2019 Digenjot ke 490 Juta Ton
  • Jokowi Bidik Peringkat ke-40 Kemudahan Berusaha, Mungkinkah?
  • Perhatian! Suku Bunga The Fed Bisa Saja Turun
  • Damai Dagang AS-China Semakin Dekat
  • Manufaktur China Terkontraksi, Harga Minyak Kembali Stagnan