» Detail News

Senin, 04 Februari 2019 - 16:46:40 WIB

Posting by : Deny
Category    : Market News - Reads : 204



Kok Asing Jual Saham BCA Sampai Rp 300 M, Kenapa?



 Pemodal asing pada perdagangan hari ini, Senin (4/2/2019), melepas saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Perbaikan data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) membuat para fund manager asing menarik dana dari saham-saham berkapitalisasi besar di Indonesia. 

Akumulasi net sell (jual bersih) investor asing pada saham BCA mencapai Rp 300,88 miliar dari total nilai transaksi senilai Rp 703,33 miliar. Harga saham BCA terkoreksi 2,34% ke level harga Rp 27.500/saham. 

Kuatnya data tenaga kerja AS yang sempat memantik aksi beli di pasar saham tanah air pada akhirnya justru menjadi bumerang.

Akhir pekan lalu, Jumat (1/2/2019), data penciptaan lapangan kerja sektor non-pertanian di AS untuk periode Januari 2019 diumumkan sebanyak 304.000, jauh mengungguli ekspektasi yang sebanyak 165.000, seperti dilansir dari Forex Factory.


Terlepas dari partial government shutdown yang melanda sepanjang bulan lalu, ternyata optimisme pelaku usaha tetap tinggi, dibuktikan oleh pesatnya penciptaan lapangan kerja.

Lantas, timbul persepsi bahwa The Federal Reserve selaku Bank Sentral AS masih akan menaikkan suku bunga acuan pada tahun ini.

Mengutip situs resmi CME Group yang merupakan pengelola bursa derivatif terkemuka di dunia, berdasarkan harga kontrak Fed Fund futures per 3 Februari 2019, kemungkinan bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 1 kali (25 bps) pada tahun ini adalah sebesar 4,2%.

Ini membuat saham-saham perbankan lainnya mengalami tekanan yang cukup dalam. 

Data tenaga kerja tersebut menunjukkan ekonomi AS masih tetap kuat. Dan dana pun kembali mengalir ke pasar keuangan AS. Hasil lainnya, semua kurs mata uang dunia melemah terhadap dolar AS.


Sumber : www.CNBC

  Tag :

bbca




    Berita Terkait :

  • Refinancing, Intiland Raih Kredit Rp 2,8 T dari 2 Bank
  • Penjelasan Bos BCA Atas Kepemilikan 1% Saham di BTPN
  • Harga Saham Rekor, Market Cap BCA Terbesar Nomor 22 di Dunia
  • BCA Akan Akuisisi Satu Bank Kecil
  • Rupiah Dekati Level Rp 13.000/US$, Saham BCA Diborong Asing