» Detail News

Kamis, 08 November 2018 - 11:18:35 WIB

Posting by : Deny
Category    : Corporate News - Reads : 61



Baru Sebulan IPO, HK Metal Lapor Laba Naik 184%



PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) mencatatkan kinerja signifikan hingga kuartal III-2018 dengan membukukan kenaikan laba signifikan. Hal tersebut tentu menjadi pemanis untuk saham perseroan, mengingat perusahaan baru saja mencatatkan saham perdananya (initial public offering/IPO) pada 9 Oktober 2018 silam.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan, tercatat laba bersih senilai Rp 52,45 miliar. Jumlah ini meningkat 184% dibandingkan dengan laba bersih pada kuartal III-2017 senilai Rp 18,47 miliar.

Hal ini didorong oleh penjualan HKMU pada periode 30 September 2018 yang naik 73,7% menjadi Rp 608 miliar jika dibandingkan periode 30 September 2017 sekitar Rp 350 miliar.

"HKMU holding sendiri memberikan kontribusi 23,6% atau sekitar Rp 143 miliar terhadap penjualan konsolidasian dengan kenaikan sebesar 89,6% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya," ujar Corporate Secretary HKMU dalam keterangannya.
PILIHAN REDAKSI
Melantai di Bursa, Saham HKMU dan MPRO Kena Auto Reject Atas
Perang Dagang dengan AS, HKMU Bidik Kanada Ekspor Alumuniun
Konsumsi Batu Bara China Lesu, HBA November Jadi US$ 97,9/ton

Sementara kontribusi terbesar penjualan konsolidasian berasal dari entitas anak PT Hakaru Metalindo Perkasa yang merupakan perusahaan distributor aluminium yakni sebesar 51,5% atau sekitar Rp 51,5 miliar dengan kenaikan sebesar 46,5% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Sedangkan PT Handal Aluminium Sukses perusahaan produksi aluminium di Cirebon baru saja berproduksi pada Oktober 2017 dan mencatatkan kontribusi penjualan sebesar 11,7% atau Rp 71 miliar dari penjualan konsolidasian.

"Tahun ini, perseroan memulai ekspor aluminium ekstrusi ke Belanda dan Amerika. Ekspor yang telah dibukukan sampai dengan periode 30 September 2018 adalah sebesar 132,8 ton. Ekspor aluminium ini memenuhi beberapa permintaan order yang telah masuk untuk industrial seperti rangka solar panel," ujar Corsec Perseroan.

Total aset perseroan pada periode 30 September 2018 naik 13,9% atau menjadi Rp 1,19 triliun jika dibandingkan dengan 30 Desember 2017 yaitu sekitar Rp 1,05 triliun. Disisi lain, total liabilitas perseroan pada 30 September 2018 naik 12,8% atau menjadi Rp 837 miliar jika dibandingkan dengan 30 Desember 2017 yaitu sekitar Rp 742 miliar.

Sumber : www.CNBC Indonesia

  Tag :

ipo




    Berita Terkait :

  • Segera IPO, Sentral Mitra membidik dana hingga Rp 47,93 miliar
  • IPO, Perusahaan Percetakan Ini Lepas Saham Rp 260-310/Lembar
  • IPO PT Kota Satu Properti Dipatok Rp 117
  • Pool Advista Finance Siapkan Harga IPO di rentang Rp 125 - Rp 150
  • Yelooo Integra menetapkan harga IPO Rp 375 per saham