» Detail News

Kamis, 01 November 2018 - 14:40:52 WIB

Posting by : Deny
Category    : Economic News - Reads : 163



Indofood Bukukan Penjualan Rp 54,74 Triliun


Di tengah melorotnya harga CPO di pasar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang cukup apik di kuartal tiga 2018, dimana perseroan membukukan penjualan bersih naik 3,1% menjadi Rp54,74 triliun dibandingkan periode sama tahun Ialu Rp53,12 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur Utama dan CEO PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Anthoni Salim mengatakan, secara umum harga CPO tetap menjadi tantangan bagi kinerja perseroan. Sebagai catatan yang positif, pihaknya tetap dapat meraih pertumbuhan penjualan di periode sembilan bulan tahun ini dengan didukung oleh kinerja Grup CBP yang kuat. Disampaikannya, laba usaha tumbuh 1,4% menjadi Rp6,79 triliun pada kuartal ketiga 2018, dan marjin laba usaha sedikit menurun menjadi 12,4%.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemllik entitas induk turun 13,6% menjadi Rp2,82 triliun. Sementara itu anak usaha INDF, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan pertumbuhan penjualan bersih sebesar 7,5% menjadi Rp29,48 triliun pada kuartal ketiga 2018.”Kami senang bahwa ICBP mencatatkan kinerja yang kuat pada periode kuartal ketiga tahun ini. Di tengah tingkat persaingan yang semakin ketat, kami akan terus fokus pada strategi untuk meraih pertumbuhan secara berkelanjutan dan memperkuat posisi kami di pasar," kata Anthoni Salim.

Disebutkan, laba usaha naik 19,6% menjadi Rp4,97 triliun, dan marjin laba usaha naik menjadi 16,9%. Laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 14,6% menjadi Rp3,48 triliun. Sebagai informasi, tahun ini PT Indofood Sukses Makmur Tbk menyiapkan belanja modal (capital expenditure) Rp 9,1 triliun untuk mendukung bisnisnya. Perseroan akan menambah kapasitas pada empat lini usahanya, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Bogasari, agribisnis, dan distribusi.

Perseroan akan menambah 100% kapasitas pabrik kemasan pada anak usahanya PT Cipta Kemas Abadi (CKA), pabrik bumbu di Palembang, refinery crude palm oil (CPO) untuk PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), dan pabrik produk dairy dengan kapasitas 1.000-1.500 ton. Perseroan akan menggunakan dana kas internal dan pinjaman bank untuk membiayai belanja modal tersebut.


Sumber : www.NERACA

  Tag :

indf




    Berita Terkait :

  • Kinerja Tertekan, Harga Saham Indofood Cs Naik di Atas 2%
  • Beban Usaha Tinggi, Laba Indofood Anjlok 13,6% Jadi Rp 2,82 T
  • IHSG Akan Lanjutkan Reli, Ini Rekomendasi Saham Para Broker
  • IHSG Hijau, Rekomendasi Beli Saham BBNI, GGRM, INDF, INCO, KRAS, WEGE
  • IHSG Berpotensi Turun, 4 Saham Ini Justru Berpeluang Menguat