» Detail News

Rabu, 31 Oktober 2018 - 14:34:29 WIB

Posting by : Deny
Category    : Corporate News - Reads : 51



SCMA Buyback Saham Senilai Rp 3 Triliun


Dalam rangka menjaga stabilitas dan pertumbuhan harga saham di pasar modal, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berencana melakukan pembelian saham kembali atau buyback saham. Untuk memuluskan aksi korporasi tersebut, perseroan mengagendakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 5 Desember 2018 mendatang.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin dijelaskan, salah satu agenda RUPSLB adalah meminta restu pemegang saham untuk aksi buyback saham. Rencananya SCMA bakal melakukan buyback saham sebanyak-banyaknya 10% dari modal disetor atau sekitar 1.462.160.123 (1,46 miliar). Disebutkan, biaya yang akan dikeluarkan atas rencana tersebut sekitar Rp 3 triliun, termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya sehubungan dengan pembelian kembali saham.

Sumber dana yang akan digunakan perusahaan nantinya, berasal dari pendapatan bunga emiten itu. Itu dinyatakan bahwa dampak buyback bakal memangkas pendapatan bunga atas dana yang digunakan untuk pembelian saham SCMA tersebut. Namun, Direksi SCMA optimistis bahwa langkah tersebut tidak akan mempengaruhi pembiayaan kegiatan emiten itu, mengingat modal kerja dan arus kas diklaim cukup dan memadai, termasuk untuk pembiayaan kegiatan usaha.

Sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.30, aksi buyback paling lambat adalah 18 bulan, terhitung sejak tanggal persetujuan RUPSLB. Aksi tersebut akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat satu anggota bursa, dengan harga penawaran lebih rendah atau sama dengan harga transaksi yang terjadi sebelumnya.





Sumber : www. NERACA

  Tag :

scma




    Berita Terkait :

  • Dana Rp 3 triliun untuk buyback saham SCMA berasal dari pendapatan bunga emiten
  • SCMA Bukukan Pendapatan Rp 3,79 Triliun
  • Induk SCTV Cetak Laba Rp 1,2 T di Kuartal III-2018, Naik 8,1%
  • Setelah Asian Games, Prospek Surya Citra Media (SCMA) Kian Cerah?
  • Empat Saham Ini Berpotensi Mengiringi Penguatan IHSG