» Detail News

Kamis, 11 Oktober 2018 - 10:17:37 WIB

Posting by : DEA
Category    : Market News - Reads : 27



IHSG Membara, Saham Superkrane Tercatat Melesat 50%


Saham PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) terkena batas atas transaksi perdagangan (auto reject) dalam pencatatatan saham perdananya hari ini. Padahal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat pembukaan terkoreksi dalam hingga 1,48%.

Harga saham SKRN naik 50% ke level Rp 1.050/saham dari harga penawaran perdana sahamnya yakni Rp 700/saham. Volume perdagangan tercatat sebanyak 34,9 ribu unit saham senilai Rp 3,66 miliar.

Perusahaan penyedia jasa sewa crane ini sebelumnya melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas 300 juta saham atau setara dengan 20% ke publik.

"IPO ini merupakan hal yang baru dan menarik bagi kami, memang tidak mudah namun kami akan menjalankan tata kelola yang baik di masa mendatang," ujar Tandiono Tan Direktur Utama Perseroan.

Dalam aksi ini, SKRN akan memperoleh dana segara dikisaran Rp 270 miliar. Dana tersebut akan digunakan dengan perincian 50% untuk pembayaran uang muka pembelian alat berat/crane, 25% untuk pelunasan utang bank dan leasing dan sisanya untuk modal kerja perusahaan.

Superkrane merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha penyewaan crane dan alat pendukung heavy lifting. Saat ini perusahaan terlibat dalam pengerjaan proyek pembangunan jalan tol, light rapid transit (LRT) dan mass rapid transit (MRT).

Sebagai tambahan informasi, perseroan menargetkan bisa memperoleh kontrak pembangunan refinary development master plan (RDMP) milik Pertamina di Balikpapan. Jika memungkinkan, perusahaan bisa menggaet kontrak senilai US$ 2 miliar atau 25% dari total nilai proyek tersebut. 

Sumber : www.CNBCIndonesia

  Tag :




    Berita Terkait :

  • IPO, Saham Shield On Service Ditawarkan Rp 250-Rp 275/Lembar
  • Gelar Rights Issue, Intikeramik Ekspansi ke Bisnis Hotel
  • Asia Pacific Investama Akan Tambah Modal Dengan HMETD.
  • Superkrane Mitra Utama Catatkan Sahamnya di BEI Hari Ini.
  • Sederet Komitmen BI Jaga Rupiah