» Detail News

Kamis, 11 Oktober 2018 - 09:55:06 WIB

Posting by : DEA
Category    : Corporate News - Reads : 28



Gelar Rights Issue, Intikeramik Ekspansi ke Bisnis Hotel


Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu (10/10) kemarin, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) telah mendapatkan restu dari pemegang saham untuk menerbitkan saham baru atau rights issue.

Intikeramik akan menggelar penerbitan saham baru pada kuartal keempat tahun ini. Rencananya, Intikeramik akan menerbitkan sekitar 3,86 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 120 per saham. Dari aksi korprasi itu,  Intikeramik membidik dana  sekitar Rp 463,89 miliar.

Emiten berkode saham IKAI di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini akan menggunakan dana hasil penerbitan saham baru untuk mengembangkan bisnis perhotelan.

Teuku Johas Raffli, Direktur Utama PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk mengatakan, dana hasil rights issue akan digunakan untuk mengakuisisi dua perusahaan, yakni PT Saka Mitra Sejati dan PT Hotel Properti International. Kedua perusahaan itu akan difungsikan untuk membangun tiga hotel baru pada tahun depan.

Mengutip keterbukaan informasi di BEI pada 6 Agustus 2018 lalu, Intikeramik meneken perjanjian pengikatan jual beli saham (PPJB) 99% saham Hotel Properti. Nilai transaksinya sekitar Rp 113,85 miliar. Sementara PPJB 70% saham Saka Mitra terjadi pada 23 Agustus 2018 dengan nilai transaksi Rp 68,49 miliar.

Hotel Properti dan Saka Mitra bakal melengkapi tiga perusahaan hotel lain yang sudah lebih dulu diakuisisi pada Januari 2018. Ketiga perusahaan hotel tersebut meliputi PT Realindo Sapta Optima, PT Mahkota Artha Mas, dan PT Mahkota Properti Indo Medan. Anak-anak usaha baru itu bakal mengembangkan beberapa hotel di Ubud (Bali) dan Medan (Sumatra Utara).

Seperti rencana awal, Intikeramik memang bermaksud mendiversifikasi bisnis ke properti. Itu adalah upaya mereka mencari peluang bisnis di tengah kondisi bisnis keramik yang lesu beberapa tahun terakhir. Tak heran jika harapan besar muncul dari bisnis anyar tersebut. "Kami melihat perkembangan cukup baik dan berpotensi untuk meningkatkan kinerja perseroan ke depannya, meski tidak besar tapi stabil," kata Johas.

Intikeramik pun menargetkan penambahan hotel baru saban tahun, baik melalui akuisisi hotel yang sudah beroperasi maupun pembangunan hotel sendiri.                    

Sumber : www.Kontan

  Tag :

ikai




    Berita Terkait :

  • Intikeramik Bidik Dana Segar Rp 436 Miliar - Gelar Rights Issue
  • Impor Keramik Dibatasi, Saham IKAI Malah Lompat 12,80%
  • Berikut jadwal stock split Intikeramik Alamasri Industri (IKAI)
  • Ini Jadwal Stock Split Intikeramik Alamasri
  • IKAI Tetapkan Harga Rights Issue Rp 107 per Saham