» Detail News

Jumat, 14 September 2018 - 16:17:10 WIB

Posting by : Deny
Category    : Corporate News - Reads : 30



Kena Sanksi Suspensi 24 Bulan, Awas ATPK Bisa Kena Delisting


Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan kesempatan kepada PT Bara Jaya Internasional Tbk (ATPK) agar segera menyampaikan rencana binis setelah di suspensi lebih dari 24 bulan. Hal ini disampaikan agar BEI tidak menghapus pencatatan saham Bara Jaya secara paksa. 

"Mereka menyampaikan. Kita akan melihat laporan keuangannya untuk September yang nanti akan disampaikan Oktober. Kita akan lihat apakah sudah tercermin rencana mereka di laporan keuangan tersebut," kata Dirketur Penilaian Perusahaan BEI IGD N Yetna Setia.

BEImenilai tingkat kepatuhan emiten terhadap ketentuan atau peraturan pasar modal cenderung meningkat yang tampak dari jumlah minimnya emiten yang kena sanksi penghentian perdagangan saham (suspensi), dalam waktu yang cukup lama. BEI aktif memantau semua emiten dan mencoba untuk mendoron agar sahamnya aktif diperdagangkan.

Yetna menambahkan belum mengambil keputusan terkait nasib saham-saham yang kena sanksi suspensi yang sudah berlangsung lama. BEI akan melakukan hearing dengan perusahaan terkait dengan going concern perusahaan.


"Ya tidak banyak, tapi kembali lagi yang kita bisa lakukan memantau dan memanggil mereka, menanyakan dan memberikan time table yang jelas jadi publik bisa mengawasi saat mereka janji kapan periodenya dan apa yang bisa mereka capai, kita monitor dulu," kata Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (14/9).

Treatment terhadap ATPK bisa diberlakukan sama seperti sanksi yang dikenakan BEI terhadap PT Truba Alam Mineral yang baru-baru ini didelisting bursa. Perusahaan tersebut dinilai tak mampu menyampaikan rencana operasional perusahaan ke depan, padahal operasional tersebut sangat penting untuk menentukan kemampuan perusahaan mengantongi pendapatan di masa mendatang.


Sumber : www.CNBC

  Tag :

atpk




    Berita Terkait :

  • Perhatian! Bursa akan Hapus Pencatatan Tiga Saham Ini
  • BEI perpanjang suspensi delapan emiten
  • Tambang Lesu, ATPK Sudah PHK 850 Pekerja