» Detail News

Jumat, 15 Desember 2017 - 08:44:32 WIB

Posting by : Fransiska Lintang
Category    : Economic News - Reads : 224



Bunga Acuan BI Ditutup di Level 4,25% Tahun 2017


Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuannya (BI 7-day reverse repo rate) di level 4,25% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan ini. Keputusan tersebut menyusul keputusan The Fed yang menaikan suku bunga acuannya menjadi 1,5% pada 13 Desember 2017.

Sejalan dengan keputusan menahan bunga acuan tersebut, deposit facility tetap di level 3,5%. Begitu juga dengan lending facility tetap di level 5%.

"Keputusan ini konsisten dengan upaya untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan dan mendorong perekonomian dengan tetap mempertimbangkan dinamika ekonomi global dan domestik," kata Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo, Kamis (14/12).

BI memandang pelongaran kebijakan moneter yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya telah memadai untuk mendukung perekonomian domestik.

Namun, pihaknya mewaspadai risiko yang datang dari eksternal berupa perkembangan ekonomi global terkait pengetatan kebijakan moneter negara-negara maju dan faktor geopolitik.

Sementara risiko dari dalam negeri, konsolidasi yang terus berlanjut dan intermediasi perbankan yang belum kuat. Selain itu, kinerja investasi yang belum merata dan belum kuatnya konsumsi rumah tangga.

Sumber : www.kontan.co.id

  Tag :

bank-indonesia




    Berita Terkait :

  • BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 5,8%-6,2% di 2022
  • BI Tahan Lagi Bunga Acuannya di Level 4,25%
  • Ekonom: Sebaiknya BI Tahan Bunga Acuan 4,25%
  • BI Masih Punya Peluang Turunkan Suku Bunga
  • Deflasi, Bunga Acuan BI Bisa Turun Lagi